Nov
30
2011
0

Bekerja Keras Tidak Berarti Menghasilkan Kesukesesan

Salah satu nasehat kehidupan yang didengar oleh anak muda adalah, ” Jika kamu ingin sukses dan mendapatkan kedudukan di kehidupanmu, kamu harus bekerja keras.” Nasehat ini berarti untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus harus bekerja keras dan melakukan yang terbaik.

Banyak anak muda yang melakukan hal tersebut. Mereka sungguh-sungguh bekerja dan berusaha dengan keras, terkadang bekerja dengan jam yang panjang dan juga diakhir pekan. Mereka yakin bahwa keberhasilan memerlukan kerja keras, dan mereka bersedia bekerja sekeras mungkin sehingga mereka dapat meraih sukses.

Ketika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, banyak yang berpikir hal ini dikarenakan mereka tidak bekerja keras, jadi mereka mulai bekerja dengan lebih keras. Banyak orang diusia 40-an dan 50-an mengambil pekerjaan kedua. Tentu saja lebih banyak pekerjaan yang anda lakukan dengan dua pekerjaan daripada memiliki satu pekerjaan. Ini adalah benar-benar kerja lebih keras.

Saya teringat seseorang berkata, “Belajar bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras.” Nasehat yang bagus.

Saya tidak menentang kerja keras. Saya menikmati kerja keras, menumpahkan semua upaya dan energi kedalam tugas yang dilakukan. Dan memang benar jika anda ingin berhasil, anda harus bekerja keras. Tapi, lihat sekeliling anda, adalah bukti bahwa orang yang bekerja keras sepanjang hidupnya tidak memiliki waktu untuk beristirahat.

Banyak orang yang telah bekerja keras sepanjang hidupnya sekarang berjuang untuk menopang dirinya. Jadi, mereka masih melakukan pekerjaan. Saya yakin, lebih dari 60 orang yang anda lihat, bekerja di restaurant, atau supermarket, bukanlah pilihan mereka untuk berada disana. Namun mereka telah bekerja keras sepanjang hidup mereka. Apa yang terjadi?

Adakah isu yang lebih dalam yang dipertimbangkan? Sudah jelas bahwa hanya dengan bekerja keras tidak akan membuat anda berhasil. Memang benar; bekerja lebih cerdas akan sangat bermanfaat. Namun, sesuatu yang sangat vital atau penting sering terlewatkan.

Gambaran yang anda bawa dalam hidup akan menentukan langkah dalam hidup anda. Jika anda tidak memiliki sasaran, keinginan atau hasrat yang jelas dan spesifik, anda akan mengalami kesulitan dikemudian hari.

Ya, kita bekerja keras agar berhasil, namun kita juga harus memilih untuk menjadi sukses. Ini adalah sebuah keputusan. Upaya yang dengan sadar dilakukan. Memerlukan disiplin mental. Merupakan mindset yang sangat penting.

Pemikirian kita perlu dievaluasi secara konsisten dan kemudian mengganti pemikiran tersebut saat diperlukan.

Diperlukan tujuan dan keinginan yang spesifik yang harus kita kejar. Semua ada ditangan kita untuk mengevaluasi dan mem-formula ulang tujuan dan keinginan tersebut ketika hidup mengalami perubahan.

Masih banyak hal yang diperlukan untuk mencapai keberhasilan daripada tiba di tempat kerja dan bekerja keras sepanjang hari!

Sebagai tambahan, kita harus ingat bahwa pikiran negatif akan menghasilkan kekalahan. Ketakutan dan kekhawatiran akan mengakibatkan kegagalan.

Melalui pikiran positif dan proses pikiran, akan memberikan kita ide-ide kesuksesan. Ketika kita memusatkan pikiran pada apa yang kita inginkan, peluang menjadi nampak jelas bagi kita. Ini adalah bagian besar dari “bekerja dengan lebih cerdas”.

Bekerja di sebuah perusahaan dan kemudian pensiun dengan uang pensiun yang memadai sudah menjadi hal yang usang. Tetap bekerja di tempat yang sama dengan jangka waktu yang lama adalah hal yang baru. Dan keamanan sosial tidak memberikan dana yang cukup bagi anda, bahkan ketika anda pensiun.

Jadi, bekerja keras untuk pekerjaan anda, namun bekerja lebih keras lagi dengan otak anda. Tetap fokus pada apa yang anda inginkan dalam hidup, pada hal-hal yang anda ingin lihat terjadi, dan kemudian bertindak untuk mencapainya.

Cari peluang yang menghampiri anda. Cari lebih banyak ide untuk keberhasilan pribadi.

Oleh: Michael A. Verdicchio

Sumber: http://www.leadershiparticles.net

Diterjemahkan oleh: Iin untuk pengusahamuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur |
Nov
30
2011
0

Harus Berani Berubah

Bisnis itu seperti kehidupan, ia mengikuti tahapan-tahapan yang alamiah dan pasti. Ada saat kelahiran, pertumbuhan, matang, penurunan dan mati. Artinya sama juga seperti kehidupan, walaupun tahapannya sama, tetapi jangka waktu dari kelahiran sampai mati berbeda-beda untuk setiap perusahaan. Demikian juga halnya dengan pencapaian titik puncak, ada perusahaan yang mencapai titik puncak yang tinggi dalam waktu yang singkat, ada pula yang mencapai titik puncak dalam waktu yang lama.

Tahapan lahir sampai mati tidak hanya ada di bidang bisnis saja, tetapi juga di bidang mata pencaharian lainnya. Misalnya seorang pegawai negeri; ada masa mulai bekerja, dan ada pula masa pensiun. Demikian juga perusahaan swasta, ada yang besar, dan terus berkembang, namun ada juga yang tidak pernah besar, dan ada yang pernah besar tapi kemudian turun. Karyawannya pun demikian juga, ada yang diterima bekerja, dipecat, promosi, dan ada juga yang dimutasi atau bahkan didemosi.

Bisnis dalam perjalannya ada yang mengalami masa-masa sulit untuk dapat berkembang lagi, dan dirasakan sudah mencapai titik tertinggi. Maksudnya bisnis tersebut telah mencapai masa matang, yang apabila tidak segera diantisipasi, maka bisnis itu perlahan namun pasti terasa mulai menurun, misalnya keuntungan yang mulai berkurang, bahkan mungkin tidak lagi memperoleh laba. Atau katakanlah kita telah berusaha sekuat dan secerdas mungkin mempertahankan dan mengembangkannya, tetapi tidak juga berhasil. Dan jika ini terjadi, maka pda gilirannya sudah dapat ditebak akhirnya, bahwa bisnis ini akan mati atau dimatikan (dihentikan kegiatannya dari pada terus menanggung kerugian).

Menurut para pakar, salah satu kata kunci untuk mempertahankan masa tumbuh dan masa matang suatu bisnis adalah Harus Berani Berubah. Sebab menurut mereka katanya bisnis itu seperti yang di jabarkan dalam hukum relativitas, yakni tidak ada yang abadi di dunia yang fana ini kecuali perubahan itu sendiri. Dengan kata lain, bagi yang ingin bertahan harus mencermati dan mensiasati perubahan.

Internet, Handphone, SMS, Email, adalah kata-kata yang sangat akrab dengan kita saat ini, khususnya generasi muda. Padahal kata-kata ini sangat asing bagi telinga kita lima belas tahun yang lalu, dan berapa banyak saat ini orang-orang yang mengambil keuntungan dari perkembangan teknologi ini. Tengoklah warung-warung internet yang bertebaran sampai ke pelosok-pelosok tanah air, gerai-gerai isi ulang, tempat service handphone, sampai kuis-kuis di televisi yang memanfaatkan SMS sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan. Nah ini adalah gambaran bahwa dunia terus berubah, dan banyak orang bisa mengambil keuntungan dari perubahan ini.

Contoh lain adalah, kondisi masyarakat yang serba ingin praktis, mudah namun sehat, membuka peluang bisnis air minum dalam kemasan. Dalam perkembangannya kalau kita cermati terdapat banyak sekali merk-merk kemasan, dan karena kebutuhan pasar terus berubah membesar, tumbuh pula bisnis air minum isi ulang. Dan kemudian air minum isi ulang ini pun juga membuat kemasan-kemasan sendiri, bahkan sekarang kita dapat memesan air minum isi ulang dalam kemasan dengan merk kita sendiri misalnya ; merk “Umar Mineral”, dan sebagainya. Sementara itu juga tempat isi ulang juga terus bertambah, nah kalau kita tidak mencermati perubahan tersebut, apa jadinya bisnis air isi ulang kita.

Perubahan dapat pula terjadi karena persaingan yang ketat. Ketika bisnis kita sedang berkembang dan mengalami masa jaya, sementara itu disisi lain, kita dapati pesaing kita baik secara langsung maupun tidak langsung mengalami penurunan dalam bisnisnya.

Barangkali sudah kodrat manusia, akan adanya dorongan yang kuat dalam dirinya untuk tidak mau dikalahkan, kalau perlu terus menjadi pemenang, tentunya akan bereaksi terhadap kekalahannya. Mereka akan melakukan sesuatu untuk tidak terus menerus kalah. Dan juga tidak menutup kemungkinan adanya pesaing baru yang datang, karena mereka melihat bahwa bisnis yang kita jalani menarik untuk dicoba dan menguntungkan.

Kenyataan akan adanya perubahan yang menuntut pebisnis untuk terus mencermati setiap perubahan dan mengatisipasinya, secara kreatif dan proaktif harus terus menyesuaikan diri. Dan bagi mereka yang pasif, statis dan tidak mau berubah, maka sudah bisa ditebak akan tertinggal, bahkan akan tergilas oleh perubahan itu.

Mencermati perubahan, dapat dilakukan dengan melihat kondisi sekeliling, memperhatikan para pesaing, membaca surat kabar, menonton televisi, bahkan kini dapat juga menggunakan fasilitas internet untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan. Hal ini harus sering dilakukan, guna mengadakan kajian sebelum mengambil keputusan. Dan perlu diingat untuk pebisnis adalah jangan pernah mengabaikan intuisi, hasil diskusi dengan teman, mitra bisnis, dan pendapat para ahli.

Hasil diskusi, pengamatan dan analisis perlu digabungkan dengan intuisi, dan prakiraan menurut perasaan kita. Sebab bagi pebisnis yang telah bertahun-tahun bergerak dalam satu bidang bisnis tertentu, biasanya memiliki intuisi yang telah terlatih, dan hal ini merupakan modal yang kuat bagi pebisnis kawakan yang biasanya tidak dimiliki oleh pebisnis-pebisnis pemula. Selanjutnya ambilah keputusan, setelah itu jangan lupa untuk melaksanakannya.

Selamat berjuang, dan jangan lupa untuk memohon pertolongan dari Allah SWT.

Oleh: H. Umar Hapsoro Ishak

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur |
Nov
30
2011
0

Tips Memulai Usaha Kecil

Dengan meninjau business plan akan banyak memberikan anda gambaran dan membuka mata. Business plan akan menunjukkan pada anda item -item yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Business plan yang bagus dimulai dengan pernyataan misi atau sasaran. Ini adalah tema utama bisnis dan tidak boleh diabaikan.

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah laporan keuangan. Laporan ini akan menunjukkan anggaran yang perlu dipertimbangkan. Ketika anda siap memulai membuat business plan, mungkin anda ingin mendapatkan bantuan penulis dan perencana keuangan atau akuntan profesional. Business plan harus mencakup detil spesifik yang penting bagi investor dan bank.

Perhatikan pengeluaran berikut pada saat membuat anggaran:

– Sewa

– Asuransi

– Biaya Perijinan

– Anggaran marketing

– Biaya internet

– Upah kerja

– Biaya telepon

– Komputer dan modem

– Listrik, gas, air

– Biaya Perbaikan

– Biaya material

– Biaya jasa kebersihan

– Mesin foto copy

– Mesin fax

– Peralatan kantor

– Furnitur kantor

– Biaya renovasi

– Mesin kasir

– Biaya pelatihan

– Akuntan

– Pengiriman

Disamping semua pengeluaran diatas, masih ada biaya tambahan lainnya yang terkait dengan bisnis spesifik anda. Selalu sisihkan uang tambahan untuk pengeluaran yang tidak terduga.

Ketika anda memiliki business plan, anda dapat memulai bisnis. Buatlah penyesuaian pada rencana jika diperlukan. Sebelum anda mengambil pegawai, buatlah data sumber daya manusia termasuk deskripsi pekerjaan dan rencana kompensasi. Jika bisnis anda memerlukan orang dengan kemampuan teknis, anda memerlukan layanan profesional yang akan mewawancara pelamar.

Dengan staf yang anda miliki, anda dapat mengelola kantor. Pastikan kantor diset dengan efisiensi yang optimal. Tentukan aturan-aturan dasar terkait dengan housekeeping sehingga kantor tetap bersih dan gunakan jasa kebersihan profesional.

Komunikasi yang baik adalah kunci agar bisnis berjalan mulus. Bahkan, kantor kecilpun perlu komunikasi resmi secara berkala. Mulailah kebiasaan menggunakan email atau newsletter untuk menyebarkan informasi penting. Selalu menangani masalah karyawan dengan bijak.

Belajar mendelegasikan tugas ke orang lain dalam organisasi. Ini penting jika anda ingin bisnis berhasil. Libatkan orang lain dalam proses pembuatan keputusan jika diperlukan sehingga mereka merasa ikut memiliki perusahaan.

Sumber: Van Theodorou

Diterjemahkan oleh: Iin untuk pengusahamuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur |
Nov
30
2011
0

Ide-Ide Usaha Kecil

Bisnis berbasis rumahan adalah usaha kecil. Kini mendapatkan ide usaha kecil bukan lagi hal yang sulit. Yang anda perlukan adakah mengembangkan ide usaha kecil ke dalam tiga tahapan.

Langkah pertama adalah menentukan usaha yang membuat anda merasa nyaman dalam waktu lama.

Terkadang, hal terberat dalam memulai usaha adalah mendapatkan ide usaha. Lakukan beberapa riset usaha kecil. Anda dapat melakukannya melalui Google, cari ide usaha kecil dan usaha rumahan, sehingga anda mendapatkan banyak ide usaha dan dapat memilih jenis usaha yang sesuai.

Anda akan segera menemukan bagaimana mengubah ide kedalam usaha kecil yang dapat berkembang. Baca bagaimana orang lain mewujudkan ide menjadi kenyataan. Lihat ide bisnis yang unik dimana usaha kecil dapat berkembang pesat.

Langkah kedua adalah menentukan target market.

Tahap tersebut meliputi bagaiamana anda memberikan barang atau jasa pada pelanggan dimana anda akan menentukan marketing plan. Anda harus menentukan marketing plan untuk ide usah. Kembangkan strategi marketing usaha kecil dan lihat bagaimana pengusaha lain menggunakan pemasarannya untuk mengembangkan usahanya.

Langkah ketiga adalah menentukan anggaran marketing.

Anda harus tahu, saat memulai usaha, kegiatan marketing adalah hal terpenting dalam jadwal anda. Keuntungan dari pengusaha rumahan adalah anda tidak memiliki overhead yang tinggi, sehingga anda hanya perlu menentukan anggaran untuk iklan dan memasarkan ide usaha kecil anda. Ada strategi dasar yang dapat anda terapkan untuk memasarkan usaha sesuai dengan anggaran.

Pelajari bagaimana anda bisa kreatif dalam memasarkan usaha dan pada akhirnya akan mengembangkan usaha anda tanpa menghabiskan ribuan dollar.

Saya sangat yakin jika seseorang menemukan kenikmatan dan kebahagiaan dalam usaha yang mereka jalankan, bekerja keras, dan memberikan waktu untuk tumbuh, mereka akan menemukan kesuksesan.

Oleh: Evans Love

Sumber: www.marketingsource.com

Diterjemahkan oleh : Iin untuk pengusahamuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur |
Nov
30
2011
0

10 Tips Rahasia Presentasi Spektakuler ala Steve Jobs

Pada tanggal 5 Oktober 2011 lalu, dunia sedang dilanda kehebohan. Penyebabnya bukanlah karena ada gedung di New York atau Palo Alto yang kena bom lagi, tapi karena adanya seorang manusia yang baru saja diambil oleh Allah SWT, yakni Steve Jobs. Betul Steve Jobs memang bukanlah seorang muslim, tapi ada begitu banyak kebaikan yang bisa diambil dari CEO Apple satu ini untuk kebaikan semua muslim, khususnya yang ingin jadi pengusaha. Dan salah satunya adalah cara Steve dalam menyajikan presentasi. Dalam tulisan berikut, penulis mencoba untuk memaparkan beberapa trik yang sering digunakan oleh Steve Jobs dalam memberikan presentasi terkait produk-produk Apple.

Bagi Anda yang doyan mengikuti perkembangan Apple dan produk-produk besutannya seperti iPod, iPhone, iPad, Macbook, dan sejenisnya, Anda pastinya tahu kalau salah satu kunci sukses Apple dalam menjual produk-produk di atas adalah karena keren atau fantastisnya sang CEO dalam mempromosikan barang-barang tersebut di acara peluncurannya. Tidak jarang, beberapa penonton yang ada di event peluncuran tersebut terkesima luar biasa sampai-sampai tidak keberatan untuk memberikan standing applause yang cukup lama layaknya mereka sedang berada di acara pemberian penghargaan-penghargaan besar seperti penyerahan hadiah nobel atau sejenisnya. Sungguh super!

1. Gunakan theme slide yang sederhana
Dalam setiap aksinya di acara peluncuran produk-produk Apple, Steve tampaknya selalu menggunakan theme slide yang itu-itu saja, yakni slide presentasi dengan warna atasan hitam dengan siluet biru tua di bagian bawah. Tapi, alih-alih membosankan, slide yang sederhana ini justru membantu para audiense untuk memfokuskan diri pada presentasi produk secara keseluruhan.

Dan ini adalah salah satu nilai plus dari Steve Jobs karena ada beberapa speakers di dalam acara peluncuran produk yang justru malah suka dengan tampilan slide yang rame dan menyibukkan mata. Tergantung dari tujuan dan untuk siapa presentasi yang Anda berikan, sebaiknya Anda memberi perhatian khusus untuk masalah ini.

2. Gunakan font yang jelas dan mudah dibaca

Helvetica adalah favorit Steve Jobs, dan begitu juga Apple. Dalam setiap kesempatan presentasinya, Steve tampaknya selalu menggunakan font ini dalam slide-nya. Salah satu keunggulan Helvetica yang sering tidak dijumpai di font lain adalah pada “clarity” atau kejelasannya, baik ketika ditampilkan dalam ukuran yang kecil maupun besar.

Bila Anda adalah seorang amatiran, terkadang Anda tergoda dan tergerak untuk menggunakan font yang terkini dan seaneh mungkin dengan tujuan untuk menarik perhatian pendengar. Padahal ini bukanlah sesuatu yang bisa dibenarkan.

3. Gunakan kata-kata yang bersifat “hiperbola”

Pernahkah Anda mendengar Steve Jobs mengeluarkan kata-kata berikut secara berulang-ulang dalam acara peluncuran produknya; “Amazing”, “Fantastic”, “Awesome”, “Magical”, “Blown me away”, dan sejenisnya. Yup, Anda benar. Steve memang sering sekali menggunakan kata-kata atau ungkapan di atas untuk melukiskan betapa hebatnya fitur yang dimiliki oleh produk besutan Apple. Dan terkadang kata-kata jenis inilah yang Anda butuhkan untuk menanamkan keyakinan kepada pendengar atau calon pelanggan Anda tentang kehebatan produk Anda. Tentunya dengan harapan bahwa para pendengar itupun nantinya akan meniru-niru Anda ketika menceritakan produk ini kepada teman-temannya. “Oh yeah, this new iPhone just blown me away. I just couldn’t speak no more.”

4. Ulangi dan ulangi lagi

Agar efek kata-kata hiperbolis tadi semakin mengena di hati dan neuron calon pelanggan Anda, jangan sungkan untuk mengatakannya secara berulang-ulang. Agar tidak terkesan membosankan, Steve biasanya mengulangi kata-kata hiperbolis ini dalam rentang waktu sekitar 5 menit atau setelah berakhirnya video atau penjelasan dari partnernya. Cara ini diharapkan mampu menghindari penonton dari rasa bosan gara-gara Anda sering mengulangi kata-kata sakti tadi.

Ingat selalu kata-kata ini: “Amazing”, “Fantastic”, “Awesome”, “Magical”, “Blown me away”. Dalam bahasa Indonesia, kita juga mempunyai padanannya. Tidak percaya? Coba ucapkan kata-kata ini; keren, heboh, menakjubkan, ajaib, aneh tapi nyata, dan luar biasa. Untuk membuatnya lebih “heboh” lagi, Anda tidak dilarang untuk mengganti “luar biasa” menjadi “luuuuuuuuuarrrrr biasa”. Hehehe, “ajaib” bukan?

5. Minimalisir kuantitas teks, maksimalkan di pernyataan

Dalam setiap slide yang Steve tampilkan, pria kelahiran tahun 1955 ini cenderung untuk menggunakan sesedikit mungkin teks. Teks di dalam slide hanya berfungsi sebagai pengingat saja. Sementara penjelasannya ada di dalam kepala dan ujung lidah Steve sendiri. Dengan demikian, penonton pun akan sulit memalingkan perhatiannya dari Steve. Hal ini berbeda bila Anda menggunakan teks di dalam slide yang tampil dalam porsi besar dan banyak sehingga akan membuat penonton bosan karena mereka menganggap Anda lebih kelihatan seperti orang yang sedang membacakan alih-alih menjelaskan.

Hei, kalau membaca saja semua orang bisa bukan? Mending lakukan di rumah saja. Tidak perlu repot dan buang-buang waktu untuk pergi ke event peluncuran produk Anda. Betul tidak?

Oke, untuk saat ini, sampai di sini dulu trik sukses presentasi ala Steve Jobs. Di bagian kedua dari tulisan ini, penulis akan mencoba untuk mengangkat beberapa trik lagi yang tentunya akan sangat sayang untuk dilewatkan. Bila Anda adalah seorang pendiri perusahaan atau seorang CEO, Anda sebaiknya tahu seni dalam memberikan presentasi.

Gunakan slide yang sederhana, font yang jelas, kata-kata hiperbolis, ulang dan ulangi lagi kata-kata menakjubkan itu, dan kurangi kuantitas teks. Nah kali ini, akan ada lima lagi untuk Anda. Siapkan sabuk pengaman, Anda hampir sampai. Bismillah …

6. Merasa hebat, demokan!

Demo Produk

Nah ini yang paling utama dalam sebuah peluncuran produk. Dan tampaknya, ini juga yang membuat Apple lebih bernilai ketimbang vendor-vendor lain di dunia teknologi informasi. Ketika Apple mengadakan peluncuran produk, Steve Jobs atau rekannya akan menyuguhkan hiburan tersendiri yang dirangkum bersama demo fitur. Contoh konkritnya terjadi pada tahun 2007 saat iPhone untuk pertama kalinya diluncurkan. Waktu itu, Steve mendemokan bagaimana iPhone bisa digunakan untuk melihat peta denah alamat kedai makanan dan minuman melalui bantuan Google Maps. Dan asyiknya, Steve mendemokan kepada para penonton bahwa iPhone juga bisa langsung digunakan untuk menelepon kedai tersebut melalui antarmuka yang masih didominasi oleh denah peta kedai tadi.

Lalu apa yang membuat penonton gaduh? Mereka gaduh sambil memberi applause karena Steve memesankan makanan dan minuman untuk orang yang berada dalam gedung tempat acara tersebut dilangsungkan. Wow, tidak heran penonton langsung bersorak gembira. Siapa sih yang tidak gembira diberi makanan dan minuman gratis.

7. Gunakan video

Untuk penjelasan lebih jauh dari fitur-fitur tertentu, Steve Jobs lebih sering menyerahkan tugas ini kepada klip video. Dan ini adalah trik yang sangat bagus karena andai saja sebuah fitur diceritakan terlalu jelas dan dengan sifat “berpanjang lebar”, maka penonton akan bosan dan bisa-bisa ketiduran. Hal ini dicontohkan oleh Steve ketika ia mempresentasikan iPad 2. Untuk membeberkan dampak apa yang sudah dibuat oleh iPad di seluruh dunia, Steve mempersilahkan penonton untuk menikmati video yang durasinya bisa antara 4 sampai 7 menit.

8. Buat perbandingan

Sebagai perusahaan dengan pengikut-pengikut fanatik, Apple acapkali membuat perbandingan secara eksplisit antara produknya dengan produk buatan vendor lain di depan publik. Salah satu contohnya adalah ketika Steve Jobs memperkenalkan MacBook Air sebagai laptop tertipis di seluruh dunia, Steve tidak takut membanding-bandingkan besutan Apple terbaru itu dengan produk lain yang tidak kalah tipisnya dari vendor teknologi terkemuka lainnya, Sony. Selama itu bisa dipertanggungjawabkan, saya rasa Anda juga berhak untuk melakukan ini. Tapi ingat, Anda juga harus tahu bahwa Anda tidak perlu mempermalukan produk pesaing Anda di depan pendukung Anda seperti yang sering dilakukan oleh Steve selama ini. Maklum, agaknya kurang islami. Lagipula, tanpa menjelek-jelekkan produk pesaing pun, sebenarnya orang akan cenderung lebih memilih produk kita asalkan itu memang lebih bagus.

9. Jangan ceritakan berita buruk (pun yang biasa-biasa saja)

Selama presentasi dilakukan, Steve Jobs selalu menyebut-nyebut keberhasilan atau pencapaian besar perusahaannya. Jarang atau mungkin bahkan tidak pernah sama sekali seorang Steve menyebutkan berita buruk atau berita “biasa-biasa saja” yang menghinggapi Apple. Contohnya begini, dalam acara peluncuran iPad 2, Steve juga membeberkan bahwa aplikasi iBooks sudah menjadi channel tempat penggunanya untuk mengunduh tidak kurang dari 100 juta buku. Selain itu, pria yang menyenangi mobil Mercedes dan Porsche ini juga membeberkan bahwa Apple sudah menyimpan kurang lebih 200 juta akun kartu kredit dari anggota-anggotanya di seluruh dunia. Tentu saja, hal-hal seperti ini akan turut membuat pendengar sekaligus calon pelanggan Anda akan semakin bersemangat untuk menjadi bagian dari perusahaan yang Anda bangun.

10. Suruh penonton mencoba sendiri

demo apple

Dan inilah pentas pamungkas, supaya penonton tadi benar-benar terkesima dan bisa merasakan efek magis barang besutan perusahaan Anda, Anda tidak boleh ragu untuk meminta mereka mencoba langsung produk-produk tersebut. Selama mereka mencoba, biarkan mereka melakukan apa saja selama itu positif seperti menekan-nekan sisi luar produk, mengangkatnya ke atas dan ke bawah, merekamnya dengan video maupun mengambil gambarnya untuk publikasi ulang di blog atau situs milik mereka. Ah, Anda asti sudah membayangkan sebuah usaha pemasaran gratis bukan?

Baiklah teman-teman pembaca semua, waktunya bagi Anda untuk mulai latihan meniru-niru Steve Jobs. Siapa tahu Anda bisa melakukan hal yang sama terhadap produk Anda persis seperti apa yang telah ditunjukkan oleh Steve semasa hidupnya. Menjadi CEO sekaligus salesman yang berhasil. Insyaallah. Semoga bermanfaat. Amin.

Artikel www.pengusahaMuslim.com

Watch Steve Jobs on Youtube: Steve Jobs unveiled iPad 2

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur,Teknologi Informasi |
Nov
30
2011
0

Tips membuat kartu nama yang memorable dan fungsional

Tentang Kartu Nama

Kartu Nama atau Business Cards adalah sebuah kartu/benda yang berisi informasi tentang data pribadi dan atau data perusahaan. Dahulu kala, kartu nama ini lazimnya berbentuk seperti kartu yang biasa digunakan dalam permainan, yakni sebuah kotak segi empat yang dibuat dengan bahan dasar kertas. Tapi, seiring perkembangan dunia percetakan dan pengolahan grafis berbasis komputer, bentuk dan wujud kartu nama pun sudah tidak seperti dulu lagi. Saat ini, kartu nama sudah tampil dalam wujud yang beragam dan kadang-kadang, bisa dibilang, aneh.

Meskipun begitu, terlepas dari macam-macam bentuk ini, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dalam proses perancangan dan pembuatan kartu nama supaya Anda tidak kebablasan dalam bereksperimen. Oke, bila sudah siap, tarik terus cursor mouse Anda ke bawah:

1. Sesuaikan dengan identitas perusahaan/bisnis

Mungkin setiap perusahaan atau bisnis memiliki tujuan yang hampir sama, yakni mencari keuntungan. Tapi untuk soal identitas bisnis dan cara mencari untung, umumnya perusahaan-perusahaan tersebut memiliki cara masing-masing. Nah di sinilah wujud dan tampilan kartu nama bisa terpengaruh. Jika Anda memiliki perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan minuman dingin, Anda mungkin tertarik untuk menggunakan visualisasi kemasan minuman produksi Anda ditambah efek cipratan air (splash) atau deburan ombak di laut lepas (brrrrrr, Anda sudah membayangkan kesegaran minuman tersebut bukan?). Tapi bila Anda adalah seorang hairstylist atau tukang cukur rambut, kenapa tidak mencontoh kartu nama di bawah ini:

Tips membuat kartu nama

Unik tidak? Alih2 kotak persegi empat, sang desainer kartu nama ini justru membuat sebuah bentuk dua dimensi yang menyerupai sisir. Kalau sudah begini, siapapun yang memegang kartu nama ini pastilah di kepalanya akan tertanam imaji atau pencitraan yang kuat terhadap hair stylist atau si tukang cukur yang namanya tercantum di kartu itu.

Ah, kalau ingat tukang cukur langganan saya yang ada di Jogja, seperti KOMPAK misalnya, saya ingin sekali menunjukkan kartu nama seperti ini kepada pemiliknya. Para pelanggan mereka yang rata-rata mahasiswa pasti bakal terbahak-bahak senang melihat tampilan kartu nama ngejreng seperti di atas. Hmmm, setelah melihat kartu nama ini, tingkat kecintaan pelanggan seharusnya bisa meningkat kalau begitu. Insyaallah. Siapa tahu? Iya nggak?

2. Gunakan bahan yang bagus

Sebagus atau secantik apapun bentuk dan tampilan kartu nama Anda, semuanya bisa saja jadi akan tidak berguna kalau bahan yang Anda gunakan adalah bahan yang tidak bagus. Misalnya begini, ambil contoh kartu nama dengan bentuk menyerupai sisir di atas. Bagaimana kesan Anda setelah mengetahui kalau bahan yang digunakan untuk membuatnya hanyalah kertas karton biasa yang mudah robek, tipis dan tidak keras? Betul Anda akan menyenangi desainnya, tapi apakah hal yang sama akan terjadi setelahnya? Hmmm, belum tentu rasanya. Penggunaan bahan yang tidak tepat dan di bawah standar biasanya justru akan menyakiti hati si penerima kartu. Ingatlah wahai pembaca, ruangan di dompet mereka sangat terbatas, mungkin mereka tidak akan meletakkan kartu nama Anda di dalamnya bila itu memang tidak terlalu bernilai dalam anggapan mereka. Setuju?

3. Cantumkan data penting secara jelas

Tujuan pembuatan kartu nama tentunya adalah agar Anda atau perusahaan Anda mudah dijangkau, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, apapun corak desain dan ide revolusioner Anda, jangan sampai lupa poin-poin di bawah ini:

  1. Nama perusahaan/bisnis Anda.
  2. Nama dan posisi Anda dalam perusahaan.
  3. Gelar Anda. (Dr., dr., Ir., S. Kom., MM., MBA., atau sejenisnya)
  4. Nomor Telepon (mobile phone dan atau telepon kabel)
  5. Nomor Fax.
  6. Alamat surat (lengkapi dengan kode pos).
  7. Alamat e-mail.
  8. Alamat website.
  9. Slogan Peruasahaan Anda.
  10. Sertifikat atau penghargaan yang pernah Anda raih misalnya “Adobe Certified Expert, Microsoft Certified Programmer, Java Certified, Master Chef RCTI tahun 2011 dan sejenisnya)

4. Don’t read this tips!

Bila setelah Anda membaca ini hati dan pikiran Anda justru tidak puas, maka saya sarankan Anda untuk tidak mematuhinya. Intinya, dahulukan imajinasi Anda ketimbang aturan. Lagipula, membuat kartu nama bukanlahscience, tetapi seni. Jadi terkadang, sedikit “thinking out of the box” sungguh-sungguh dianjurkan.

PS:

Bila Anda ingin membuat sendiri kartu nama, Anda mungkin sebaiknya cek dulu kompilasi tutorialnya di sini:

40+ Business Card Tutorials, PSD Templates and Inspirational Showcases

Tapi bila ingin memesan dengan orang lain, coba cek dua situs ini; graphic river atau kartunama.net.

Punya komentar, saran, atau kesan tentang pembuatan kartu nama, jangan malu-malu ya akhi, langsung saja tinggalkan di komentar. Sekian dari saya. Sampai bertemu lagi di artikel lainnya. Semoga bermanfaat. Insyaallah. Amin.

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur,Iptek,Teknologi Informasi |
Nov
30
2011
0

Manajemen Waktu Bagi Pemula

Manajemen waktu adalah aset terpenting yang harus dimiliki seseorang saat ini, dengan tumbangnya nilai-nilai tradisional siapapun menemukan dirinya berada  di kehidupan yang berbeda secara pararel.  Saya yakin Anda tidak merasa aneh dengan situasi seperti ini, terlalu banyak yang harus Anda kerjakan, Anda tidak punya waktu, dan Anda melihat waktu santai yang memudar saat Anda menghitung bagaimana Anda akan mengelola semua hal yang harus Anda kerjakan.

Tidak hanya banyak orang yang tahu situasi seperti ini, banyak orang yang tahu tentang manajemen waktu, tapi gagal memahami dengan tepat, dan yang terpenting, gagal memahami konsep dasar manajemen waktu dan menerapkannya dalam kehidupan mereka yang padat.

Manajemen waktu bukanlah soal melakukan terlalu banyak hal dalam waktu yang sedikit tapi melakukan hal yang tepat di saat yang tepat dengan segera. Bagaimana Anda mengelola waktu adalah bagian dari agenda Anda. Namun, ada beberapa langkah generik yang membantu Anda mengelola waktu dengan cara yang lebih baik, seringkali dalam hal eksekutif.

Rata-rata waktu yang dibutuhkan hingga 5 tahun bagi orang dewasa sampai dia memahami bahwa mereka mendapatkan tekanan dan masalah yang dikarenakan tidak menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, cucian tepat waktu dan kegiatan keluarga yang sudah lama ingin mereka lakukan. Manajemen waktu adalah jawaban bagi banyak masalah ini dan hampir siapapun bisa menemukan cara untuk melakukan sedikit lebih banyak pekerjaan dan lebih menikmati kehidupan mereka.

Langkah pertama menuju manajemen waktu yang efekftif, dan rutinitas manajemen waktu adalah untuk menetapkan sasaran dan target yang jelas, agar Anda selalu ingat terhadap target dan sasaran yang akan membantu Anda mencapai ke arah yang diinginkan. Menentukan sasaran membuat Anda lebih fokus dan menentukan arah bagaimana tugas harus diselesaikan. Sasaran harus jelas, padat, dan tidak ambigu. Mencoba dan mengevaluasi, secara realistis, berapa banyak waktu yang Anda dapatkan dan apa yang ingin Anda capai dan kemudian tentukan rencana untuk melakukannya.

Perencanaan ini memungkinkan Anda untuk “melihat” waktu dan merencanakan bagaimana menggunakannya, Anda akan tahu berapa banyak waktu yang ingin Anda alokasikan untuk tugas dan Anda juga memiliki kemampuan untuk mengawasi kemajuan yang Anda capai, menggunakan lebih banyak waktu jika dibutuhkan atau menunda sasaran saat menyadari hal tersebut membutuhkan waktu lebih banyak.

Membuat prioritas adalah bagian terpenting dalam manajemen waktu, Anda harus memahami bagaimana menciptakan tingkat kepentingan dan menanganinya dalah kehidupan Anda, manajemen waktu Anda akan berhasil dan sejelas prioritas yang Anda tetapkan dalam hidup Anda. Poin penting yang harus diingat disini adalah menentukan prioritas tidak berarti hanya melakukan apa yang penting dan menyisakan yang lainnya, dibandingan melakukan apa yang penting dahulu dan kemudian menyelesaikan yang berikutnya.

Penjadwalan dan rutinitas: Penjadwalan tugas dan sasaran yang Anda prioritaskan dalam kerangka waktu sehingga Anda membuat keluaran yang produktif atas waktu yang Anda miliki. Jadwal yang dibuat dengan seksama akan memotivasi Anda untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan memangkas pencuri waktu dengan membatasi jumlah waktu yang Anda gunakan untuk tugas tertentu.

Langkah ini merupakan dasar dari manajemen waktu yang efektif.

Penulis: John Furnem adalah pakar dot com. Artikel dan workshop/seminar yang ditulisnya seringkali di bidang sumber daya manusia dan psikologi kerja.

Sumber: www.articlewell.com
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Catatanku,Entrepreneur |
Nov
30
2011
0

Lembutkan Hatimu

Segala puji bagi Allah, yang membentangkan tangan-Nya untuk menerima taubat hamba-hamba-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi-Nya, teladan bagi segenap manusia, yang menunjukkan kepada mereka jalan yang lurus menuju ampunan dan ridha-Nya. Amma ba’du.

Allah ta’ala berfiman (yang artinya), “Belumkah tiba saatnya bagi orang-orang yang beriman untuk secara khusyu’ mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang diwahyukan kepada mereka dan janganlah mereka berlaku seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik.” (QS. Al-Hadid : 16).

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu adalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu, serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannyamengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering, dan kemudian kamu lihat warnanya kuning dan kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat nanti ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu. Berlomba-olmbalah kamu untuk mendapatkan ampunan dari rabbmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman bagi Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulahkarunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.”(QS. Al-Hadid : 20-21).

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidaklah seorang hamba mendapatkan hukuman yang lebih berat daripada hati yang keras dan jauh dari Allah.” (al-Fawa’id, hal. 95).

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sungguh celaka orang-orang yang berhati keras dari mengingat Allah, mereka itu berada dalam kesesatan yang amat nyata.” (QS. az-Zumar: 22).

Syaikh as-Sa’di rahimahullah menerangkan, “Maksudnya, hati mereka tidak menjadi lunak dengan membaca Kitab-Nya, tidak mau mengambil pelajaran dari ayat-ayat-Nya, dan tidak merasa tenang dengan berzikir kepada-Nya. Akan tetapi hati mereka itu berpaling dari Rabbnya dan condong kepada selain-Nya…” (Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 722).

Ciri-Ciri Orang Berhati Keras

Syaikh as-Sa’di rahimahullah menerangkan, bahwa ciri orang yang berhati keras itu adalah tidak lagi merespon larangan dan peringatan, tidak mau memahami apa maksud Allah dan rasul-Nya karena sakingkerasnya hatinya. Sehingga tatkala setan melontarkan bisikan-bisikannya dengan serta-merta hal itu dijadikan oleh mereka sebagai argumen untuk mempertahankan kebatilan mereka, mereka pun menggunakannya sebagai senjata untuk berdebat dan membangkang kepada Allah dan rasul-Nya (lihatTaisir al-Karim ar-Rahman, hal. 542)

Orang yang berhati keras itu tidak bisa memetik pelajaran dari nasehat-nasehat yang didengarnya, tidak bisa mengambil faedah dari ayat maupun peringatan-peringatan, tidak tertarik meskipun diberi motivasi dan dorongan, tidak merasa takut meskipun ditakut-takuti. Inilah salah satu bentuk hukuman terberat yang menimpa seorang hamba, yang mengakibatkan tidak ada petunjuk dan kebaikan yang disampaikan kepadanya kecuali justru memperburuk keadaannya (lihat Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 225).

Orang yang memiliki hati semacam ini, tidaklah dia menambah kesungguhannya dalam menuntut ilmu melainkan hal itu semakin mengeraskan hatinya… Wal ‘iyadzu billah (kita berlindung kepada Allah darinya)… Maka sangat wajar, apabila sahabat yang mulia Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu mengingatkan kita semua, “Ilmu itu bukanlah dengan banyaknya riwayat. Akan tetapi hakekat ilmu itu adalah rasa takut.”Abdullah anak Imam Ahmad pernah bertanya kepada bapaknya, “Apakah Ma’ruf al-Kurkhi itu memiliki ilmu?!”. Imam Ahmad menjawab, “Wahai putraku, sesungguhnya dia memiliki pokok ilmu!! Yaitu rasa takut kepada Allah.” (lihat Kaifa Tatahammasu, hal. 12).

Sebab Hati Menjadi Keras

Sebab utama hati menjadi keras adalah kemusyrikan. Oleh sebab itu Ibnu Juraij rahimahullah menafsirkan ‘orang-orang yang berhati keras’ dalam surat al-Hajj ayat 53 sebagai orang-orang musyrik (lihat Tafsir al-Qur’an al-’Azhim [5/326]). Demikian pula orang-orang yang bersikeras meninggalkan perintah-perintah Allah dan orang-orang yang memutarbalikkan ayat-ayat Allah (baca: ahlul bid’ah); mereka menyelewengkan maksud ayat-ayat agar cocok dengan hawa nafsunya. Orang-orang seperti mereka adalah orang-orang yang berhati keras (lihat Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 225). Selain itu,  faktor lain yang menyebabkan hati menjadi keras adalah berlebih-lebihan dalam makan, tidur, berbicara dan bergaul (lihat al-Fawa’id, hal. 95)

Lembut dan Kuatkan Hatimu!

Sudah semestinya seorang muslim -apalagi seorang penuntut ilmu!- berupaya untuk memelihara keadaan hatinya agar tidak menjadi hati yang keras membatu. Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa hati seorang hamba akan menjadi sehat dan kuat apabila pemiliknya menempuh tiga tindakan:

  1. Menjaga kekuatan hati. Kekuatan hati akan terjaga dengan iman dan wirid-wirid ketaatan.
  2. Melindunginya dari segala gangguan/bahaya. Perkara yang membahayakan itu adalah dosa, kemaksiatan dan segala bentuk penyimpangan.
  3. Mengeluarkan zat-zat perusak yang mengendap di dalam dirinya. Yaitu dengan senantiasa melakukan taubat nasuha dan istighfar untuk menghapuskan dosa-dosa yang telah dilakukannya (lihat Ighatsat al-Lahfan, hal. 25-26)

Sungguh indah perkataan Ibnu Taimiyah rahimahullah“Setiap hamba pasti membutuhkan waktu-waktu tertentu untuk menyendiri dalam memanjatkan doa, berzikir, sholat, merenung, berintrospeksi diri dan memperbaiki hatinya.” (dinukil dari Kaifa Tatahammasu, hal. 13). Ibnu Taimiyah juga berkata, “Dzikir bagi hati laksana air bagi seekor ikan. Maka apakah yang akan terjadi apabila seekor ikan telah dipisahkan dari dalam air?” (lihat al-Wabil ash-Shayyib). Ada seseorang yang mengadu kepada Hasan al-Bashri, “Aku mengadukan kepadamu tentang kerasnya hatiku.” Maka beliau menasehatinya, “Lembutkanlah ia dengan berdzikir.”

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang menginginkan kejernihan hatinya hendaknya dia lebih mengutamakan Allah daripada menuruti berbagai keinginan hawa nafsunya. Hati yang terkungkung oleh syahwat akan terhalang dari Allah sesuai dengan kadar kebergantungannya kepada syahwat. Hancurnya hati disebabkan perasaan aman dari hukuman Allah dan terbuai oleh kelalaian. Sebaliknya, hati akan menjadi baik dan kuat karena rasa takut kepada Allah dan ketekunan berdzikir kepada-Nya.” (lihat al-Fawa’id, hal. 95)

Langkah Selanjutnya?

Dari keterangan-keterangan di atas, dapatlah kita simpulkan bahwa untuk menjaga hati kita agar tidak keras dan membatu adalah dengan cara:

  1. Beriman kepada Allah dan segala sesuatu yang harus kita imani
  2. Mentauhidkan-Nya, yaitu dengan mempersembahkan segala bentuk ibadah hanya kepada-Nya dan membebaskan diri dari segala bentuk penghambaan kepada selain-Nya
  3. Melaksanakan ketaatan kepada-Nya dan taat kepada rasul-Nya
  4. Meninggalkan perbuatan dosa, maksiat dan penyimpangan
  5. Banyak mengingat Allah, ketika berada di keramaian maupun ketika bersendirian
  6. Banyak bertaubat dan beristighfar kepada Allah untuk menghapus dosa-dosa kita
  7. Menanamkan perasaan takut kepada Allah dan berusaha untuk senantiasa menghadirkannya dimana pun kita berada
  8. Merenungi maksud ayat-ayat al-Qur’an dan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
  9. Selalu bermuhasabah/berintrospeksi diri untuk memperbaiki diri dan menjaga diri dari kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu
  10. Bergantung kepada Allah dan mendahulukan Allah di atas segala-galanya

Ya Allah, lunakkanlah hati kami dengan mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu…

Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi

Artikel www.muslim.or.id

Written by nashiruddin.hasan in: Mensucikan Hati |
Nov
30
2011
0

Bangkit dari Kegagalan

Bangkit kembali setelah bisnis anda gagal adalah hal yang berat. Beberapa kejadian yang membuat anda keluar jalur dengan mudah membuat anda tetap demikian, kecuali anda segera bangkit dan memperbaikinya. Bahkan orang yang paling optimispun kehilangan keyakinan, energi, dan minat. Dan ini terjadi pada kita. Seperti pertandingan tinju: jika anda roboh lebih dari hitungan sepuluh, anda kalah. Jadi hal terbaik yang anda lakukan adalah segera bangkit!

Pantang menyerah

Jika menyerah bukanlah pilihan, maka anda melakukan hal yang berbeda. Anda mencari pendekatan yang berbeda daripada mencari jalan keluar! Jika dipikiran anda sedikit saja terlintas pikiran anda bisa berhenti kapanpun anda mau, maka anda ditakdirkan gagal. Karena anda memiliki pilihan lain, maka setiap kali anda terjatuh, pikiran anda akan selalu melihat pilihan lainnya. Jadi hilangkan pilihan untuk menyerah

Kegagalan adalah hal yang wajar. Terimalah.

Saat anda belajar berjalan, beberapa kali pasti terjatuh/gagal. Anda bangkit dan mencobanya lagi. Akhirnya anda dapat berjalan tanpa kendala. Anda harus menyadari bahwa kegagalan adalah bagian dari pertumbuhan. Saat anda terjatuh, langkah alami yang terjadi adalah bangkit. Kita belajar tumbuh dan menjadi lebih kuat dari kegagalan kita. Ketika anda belajar berjalan, dan anda tidak mau bangkit saat anda terjatuh, anda tidak mungkin berjalan saat ini.

Tip bangkit dari kegagalan bisnis:

* Kembali ke saat dimana anda merasa hebat!

Kembali ke saat dimana anda sangat antusias dengan ide bisnis anda. Ingat perasaan yang pernah anda rasakan. Daripada merenungi yang telah terjadi, pikirkan kembali hari-hari yang membuat anda bersemangat dan tidak dapat menunggu untuk segera memulai. Ini akan membantu anda untuk bangkit dan segera bergerak.

* Lihat hasil akhir.

Lihat lebih jauh kedepan daripada hari ini. Lihat tujuan anda jika benar-benar dijalankan. Luangkan beberapa menit untuk berpikir dan rasakan anda telah meraih tujuan anda. Simpan hal tersebut di dalam pikiran anda. Pikirkan bagaimana hal tersebut akan mempengaruhi orang lain dalam kehidupan anda. Pikirkan hal-hal baik yang akan terjadi karena keberhasilan anda.

* Sejenak pikirkan apa yang akan terjadi jika anda tidak segera bangkit.

Misalnya anda memiliki industri rumahan dan berjalan diluar harapan anda. Pikiran yang pertama kali terlintas adalah kembali ke pekerjaan lama. “Setidaknya saya aman disana”, begitu pemikiran anda. “Saya tidak memiliki tanggung-jawab yang besar, dan tidak banyak menggunakan waktu saya.”

Tapi, apa yang akan dipikirkan rekan kerja mengenai diri anda? Anda telah gagal mengambil langkah yang telah anda ambil. Apa yang ada di dalam pikiran teman-teman anda? Namun yang terpenting, apa yang anda pikirkan di sisa hidup anda? Bagaimana dengan kebebasan? Apakah menurut anda dengan kembali ke pekerjaan lama akan sama saja? Tidak demikian, karena anda kembali dari usaha yang gagal. Sekali lagi, bukan hal yang mudah bangkit dari kegagalan, namun tetap terpuruk akan lebih menyakitkan. Anda yang menentukan!

* Pikirkan orang-orang yang tidak seberuntung anda.

Anda lihat, banyak orang yang mungkin lebih terpuruk dari anda. Pernahkah anda menonton film Cinderella Man yang dibintangi Russell Crowe? Bercerita tentang James Braddock, seseorang yang awalnya kaya dan sukses, yang menjadi korban depresi. Dia bersedia menunggu di dok untuk mendapatkan pekerjaan beberapa jam agar dapat menghidupi keluarganya. Istrinya mengirim anak-anaknya ke orang tuanya sehingga mereka dapat hidup sedikit layak. Setiap kali saya menghadapi saat-saat yang berat, saya ingat film tersebut dan kembali mendapatkan motivasi dan lebih merasa bersyukur daripada mengeluh.

* Pikirkan seberapa kuat anda saat bangkit

Saat anda bangkit, anda telah menjadi orang yang lebih kuat, karena anda telah bangkit. Karena anda terus bangkit, maka semakin sulit jatuh. Anda berlatih untuk menjadi seorang fighter. Anda membangun harga diri, kemauan, dan kepribadian! Bangkit. Anda akan merasa baik-baik saja. Anda akan merasa bersyukur dimasa datang ketika anda menoleh kebelakang dan melihat perjalanan yang telah ditempuh.

* Membuat daftar kesuksesan anda

Buat daftar kesuksesan anda, tidak peduli kesuksesan besar atau kecil. Berikut tipnya. Jangan hanya mendata kesuksesan besar dalam hidup anda. Kesuksesan kecilpun membuat perbedaan. Kegagalan adalah bagian dari pencapaian kemajuan dan pertumbuhan. Kita gagal. Beberapa tetap gagal, dan ada yang segera bangkit. Semakin cepat anda bangkit, semakin baik dan semakin kuat anda dalam menghadapi kegagalan.

Oleh: Acey Gaspard

Sumber: http://www.leadershiparticles.net

Diterjemahkan oleh: Iin untuk pengusahamuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur |
Nov
30
2011
0

Orang-orang Inovatif

Kita mungkin kagum dengan orang-orang kreatif atau inovatif, dan mungkin juga terpikirkan oleh kita bahwa mereka memang memiliki bakat atau terlahir sebagai orang yang istimewa. Namun, para ahli belakangan ini meneliti sejumlah orang-orang yang memiliki daya kreativitas yang tinggi dan inovatif menemukan, bahwa “kreativitas lebih merupakan psikologi bukan kemampuan intelektual”, dan Kita mungkin juga termasuk diantara orang-orang yang kreatif itu.

Menurut Scoott Berkun dalam bukunya, The Myth of Innovation, mengemukanan bahwa inovasi bukan hanya terdiri dari sekedar lontaran gagasan-gagasan atau ide-ide yang hebat saja, dibalik itu seyogyanya diperlukan kepercayaan yang kuat atas gagasan atau ide tersebut, bahwa ide itu bisa dilakukan atau dikerjakan, dan selain daripada itu juga dibutuhkan kerja keras, fokus yang tajam pada hasil akhir, dan tetap gigih ketika menghadapi hambatan-hambatan dalam merealisasikannya.

Sering kali kita cenderung memandang ataupun menilai bahwa hasil akhir dari suatu ide kreatif hanya dengan rasa kagum saja, dan kita tidak punya keinginan atau sekedar menengok proses, kerja keras serta kegigihan dibalik layar yang membuat visi mereka menjadi realita. Apa kata Thomas Alfa Edison si sang penemu lampu pijar, “Penemuan adalah 1% inspirasi, 99% adalah keringat”

Juga kadang kala kita terhambat dalam mewujudkan ide-ide kreatif kita, yang sebenarnya hambatan itu diciptakan oleh pikiran kita sendiri dan kita terjebak didalamnya. Hal ini, seperti yang sering diungkapkan oleh para pakar atau motivator kepribadian dengan ungkapan “Think outside the box”, yakni dorong diri kita sendiri untuk terbuka terhadap ide-ide dan solusi baru tanpa menetapkan kepercayaan yang membatasi. Ingat! … Inovasi lebih merupakan psikologi, … bukan intelektual.

Penyebab yang membuat kita menciptakan hambatan kepada diri sendiri, adalah karena kita takut gagal. Memang, … dari catatan pengalaman para penemu, beberapa ide mereka tidak selalu serta merta berhasil, atau dengan kata lain beberapa ide akan gagal, dan mereka menerima kegagalan itu sebagai proses pembelajaran.

Untuk itu, kata mereka, … sering-sering bangun prototype, … lantas ujikan pada orang-orang, … kumpulkan feedback, dan lakukan perubahan-perubahan tambahan, … daripada kita hanya memperlakukan kesalahan sebagai kegagalan semata, … anggap semua itu sebagai percobaan. Perhatikan apa kata mereka!, … “Eksperimen sebenarnya adalah kegagalan yang diharapkan untuk secara sengaja belajar sesuatu”, … dan jangan menghukum diri sendiri karena gagal. Terima kegagalan itu, … dan ambil pengetahuan temuan baru, … dan gunakan untuk menemukan solusi terbaik. Capai tujuan anda untuk memproduksi hasil terbaik, … namun pahami, bahwa kita mungkin menemui hambatan, apa kata Thomas Affa Edison lagi, … “Saya tidak gagal, … Saya hanya menemukan lebih dari lima ribu cara yang tidak jalan”.

Selain Thomas, banyak inovator dan orang-orang kreatif lain yang menuliskan ide-ide dan pemikiran-pemikiran mereka dalam jurnal. Sebagian mencorat-coretnya dalam buku atau catatan-catatan pada block note mereka, bahkan pada secarik kertas yang kemudian dikumpulkannya, atau membuat catatan-catatan di webblog internet. Mereka semua punya cara sendiri-sendiri untuk menangkap pemikiran-pemikirannya, … berpikir pada kertas, webblog, … tujuan mereka antara lain, … melepaskan hambatan dan memulai proses kreatif. Buku catatan Leonardo Da Vinci, dibeli Bill Gates (bos microsoft) dengan harga 30,8 juta dollar.

Istilah inovasi memang sering didefinisikan secara berbeda- beda, walaupun pada umumnya memiliki pemaknaan yang serupa, yakni sebagai suatu proses dan/ atau hasil pengembangan dan/atau pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial). wikipedia Indonesia

Sedangkan menurut Undang-undang No.18 tahun 2002 : yang dimaksud dengan inovasi adalah: “Kegiatan penelitian, pengembangan, dan/ atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi”.

Inovasi, dalam ilmu lingustik adalah fenomena munculnya kata-kata baru dan bukan kata-kata warisan. Inovasi berbeda dengan neologisme. “Inovasi bersifat tidak sengaja”.

Inovasi sebagai suatu “obyek” juga memiliki arti sebagai suatu produk atau praktik baru yang tersedia bagi aplikasi, … umumnya dalam suatu konteks komersial. Biasanya, … beragam tingkat kebaruannya dapat dibedakan, tergantung pada konteksnya; … suatru inovasi dapat bersifat baru bagi suatu perusahaan (atau “agen/aktor”), baru bagi pasar, atau negara atau merupakan proses penciptaan inovasi, .. seringkali di-indentifikasi dengan komersialisasi suatu investasi.

Pada orang-orang inovatif, … ide-ide sering kali berasal dari ide-ide lain, seperti halnya dengan Thomas A. Edison, … bahwa ia bukanlah orang pertama yang punya ide menciptakan lampu pijar!, … tapi dia adalah orang pertama yang mempunyai ide membuat filament karbon yang bisa bekerja di dalam bohlam kaca, dan yang dapat membuat bohlam itu bisa betahan lebih lama.

Masih banyak lagi inovator yang mulanya hanya sekedar ingin tahu saja, atau coba-coba, inquistif … dan yang senang menyelesaikan masalah. … Dan menurut para ahli dan inovator yang telah berpengalaman, … Anda pun bisa mencoba untuk menjadi salah satu dari orang-orang inovatif dengan melalui latihan untuk memulai “melihat hal-hal secara beda”.

Misalkan dimulai dari, …. saat melihat suatu solusi untuk sebuah masalah, … tanya pada diri sendiri, “apa alternatif untuk mengerjakan hal ini?”. … Ajukan beberapa pertanyaan dan tantang norma-norma atau metode yang sudah ada, antara lain dengan mulai membuat jurnal, … tuliskan setiap pemikiran, ide, dan inspirasi anda (brainstorming), … kemudian mulai berpikir pada kertas tulisan yang telah anda buat tadi.

Selesaikan Masalah Dengan Cara Berlawanan,

Tujuan dengan mencipta dan Brainstorming dengan menyelesaikan masalah yang berlawanan dengan masalah yang akan anda selesaikan.

Sebagai contoh, jika anda mencoba menciptakan design laptop terbaik, coba mulai dengan ide untuk menciptakan design laptop terburuk. Untuk semua ide yang muncul, … balikan!.

Misalkan ide design laptop terburuk adalah laptop berat dan gemuk, … kebalikannya adalah laptop ringan dan ramping untuk digunakan dalam design laptop terbaik. Tehnik ini sangat baik digunakan dalam brainstorming kelompok. Karena kedengarannya sangat bodoh, dan orang-orang lalu menjadi bermain dalam menjawab.

Humor menurunkan pembatasan dan mendorong orang-orang untuk mengatakan sesuatu dengan suara keras, sehingga orang-orang menjadi lebih terbuka dan merasa aman.

Cari Lingkungan Kreatif.

Cari lingkungan yang merilekskan atau mengilhami dan memicu kreatifitas kita. Untuk itu, kita dapat mencoba berbagai lingkungan yang beda sampai menemukan beberapa area yang benar-benar bisa membuat kita mengeluarkan ide terbaik kita.

Kerjakan Sesuatu Yang Menyenangkan.

Jika kita merasa mandek pada sesuatu, … alihkan pikiran dengan mengerjakan sesuatu yang menyenangkan, … yang sama sekali beda. Hasilnya, kita akan kembali dengan pikiran yang segar.

Cari Partner.

Cari partner yang kreatif, … dari sini biasanya ide-ide baru bisa muncul sebagai hasil dari dua kekuatan yang tak akan terjadi pada satu orang. Dengan kata lain, brainstorming bersama.

Hilangkan Rasa Takut Gagal.

Dorong diri sendiri untuk mengambil cukup banyak risiko yang tidak tertutup kemungkinan kita akan gagal disana-sini. Jika tidak gagal, … berarti kita tidak melakukan sesuatu yang secara sufficient sulit atau kreatif.

Bicara Dengan Seseorang.

Kita akan menemukan yakni, … ketika kita membicarakan dengan seseorang suatu solusi, …yakni ketika kita menjelaskan situasi kita. Namun kita tidak mengharapkan, orang lain itu untuk menyelesaikan masalah kita, … Feedback yang kita terima, adalah apa yang akan kita gunakan sebagai pemicu ide-ide kita.

Kenali Hambatan.

Untuk mengerahkan upaya menyelesaikan hambatan-hambatan, … coba kenali dan buat rencana untuk hal-hal yang non kreatif yang bisa menghambat pemikiran kreatif. Hambatan yang paling umum adalah kehilangan motivasi, kehabisan uang, tidak bisa meyakinkan orang penting.

Perlu di-ingat! bahwa; “Kreatifitas lebih merupakan Psikologi ketimbang Intelektual”.

Selamat Mencoba.

Sumber : Aura Ed.47/Th.XII, Wikipedia Indonesia, LIPI

Posting : H. Umar Hapsoro Ishak

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur |

Powered by WordPress. Theme: TheBuckmaker