Apr
04
2012
0

10 Kunci Kualitas yang Diperlukan Pengusaha Agar Sukses

Jadi, Anda sudah siap membuang kejenuhan bekerja dari pkl 7 hingga pkl 5 dan mulai membuka usaha Anda. Tapi yang Anda perlukan lebih dari sekedar nyali dan ide kemenangan untuk berpindah dari karyawan menjadi pengusaha. Ini bukan hal yang mudah dan mungkin memerlukan biaya yang besar sebelum mencapai kesuksesan.

Lebih dari separo usaha baru mengalami kegagalan setelah lima tahun berjalan! Alasan utamanya , kurangnya pengalaman , dana atau keterampilan manajemen.
Berikut adalah 10 kunci kualitas yang diperlukan pengusaha agar sukses. Beberapa diantaranya mungkin telah Anda miliki dalam kepribadian Anda, sementara yang lainnya harus terus menerus dikembangkan.http://pengusahamuslim.com/10-kualitas-yang-harus-dimiliki-pengusaha-pemula

Jadi, Anda sudah siap membuang kejenuhan bekerja dari pk 9 hingga pk. 5 dan mulai membuka usaha Anda. Tapi yang Anda perlukan lebih dari sekedar nyali dan ide kemenangan untuk berpindah dari karyawan menjadi pengusaha. Ini bukan hal yang mudah dan mungkin memerlukan biaya yang besar sebelum mencapai kesuksesan.

Lebih dari separo usaha baru mengalami kegagalan setelah lima tahun berjalan! Alasan utamanya , kurangnya pengalaman , dana atau keterampilan manajemen.

Berikut adalah 10 kunci kualitas yang diperlukan pengusaha agar sukses. Beberapa diantaranya mungkin telah Anda miliki dalam kepribadian Anda, sementara yang lainnya harus terus menerus dikembangkan.

1. Pengetahuan khusus
Anda harus memiliki pengetahuan khusus terkait dengan bisnis yang akan jalankan. Tanpa mengetahui seluk-beluk produk atau dinamika market tertentu, Anda menempatkan diri Anda pada kegagalan. Kurangnya pengetahuan akan membuat keputusan yang buruk dan belajar dari kesalahan yang mahal bukanlah hal yang mudah bagi pengusaha. Ketika Anda men-set bisnis, hanya ada satu peluang yang sempit – satu atau paling banyak dua tahun – dimana Anda harus sukses sebelum Anda kehabisan sumber atau energi. Terlepas dari pengetahuan khusus, Anda juga harus memahami dasar area dan perdagangan bisnis Anda dengan cepat, mulai dari akun dan administrasi sampai marketing dan produksi.

2. Percaya diri
Meluncurkan bisnis baru adalah perjuangan dan tanpa kepercayaan diri dan kemampuan untuk melihat situasi, maka akan mudah hancur. Karyawan mereflekseikan moral pengusaha dan jika mereka merasa Anda tidak jujur atau tidak aman, mereka akan menjadi gelisah dan tidak ada motivasi. Anda harus belajar menyimpan ketakutan dan kecemasan dalam hati dan merefkeksikannya secara personal . Dihadapan publik, Anda harus menjadi figur yang tenang dan percaya diri.

3. Keuletan
Kemampuan untuk melihat situasi adalah kualitas yang dimiliki pengusaha sukses. Orang yang demikian mampu bertahan dalam kondisi bisnis yang tidak menentu dengan keteguhan dan keuletan. Kemauan yang kuat lebih diperlukan di tahap awal usaha, bahkan ketika goncangan kecil terjadi dalam bisnis. Pengusaha harus belajar untuk bangkit dari kegagalan yang dihadapi.

4. Motivasi yang tepat
Mengapa Anda ingin memulai usaha Anda ? Apakah semata-mata untuk menghasilkan banyak uang sehingga Anda bisa membeli kondominium? Apakah ada sesuatu yang lebih tinggi yang mendorong Anda ? Pengusaha yang memiliki motivasi lebih tinggi daripada nilai sekedar kaya cenderung membangun bisnis yang bisa bertahan lama . Mereka di dorong oleh keinginan untuk menciptakan sesuatu yang berharga. Mereka memberikan benefit di lingkungannya dengan memberikan produk dan jasa yang unik atau melakukan sesuatu dengan cara yang lebih baik sehingga memberikan kesejahteraan bagi setiap orang. Tentu, mereka juga menjadi kaya secara signifikan, tapi ini yang jarang dijadikan motivasi utama.

5. Kreatifitas dan inovasi
Kreatifitas adalah kemampuan memberikan solusi unik dari permasalahan. Pengusaha sukses mengadopsi teknik pemecahan masalah yang kreatif untuk menghadapi tantangan. Pemikiran kreatif dan inovatif yang demikian diperlukan di semua area, dari mengisi kekosongan pasar, dan memvisualisasikan produk dengan sistem dan prosedur yang lebih efisien dan biaya yang efektif. Terkadang, hanya diperlukan satu ide bagus untuk mengubah keberuntungan bisnis dan mengeluarkan produk yang bagus.

6. Pandangan Strategik
Tidak ada pengusaha yang sukses tanpa pandangan stratejik terhadap perubahan banyak hal. Langkah apa yang harus diambil dimasa datang? produk baru apa yang diluncurkan ? haruskah operasional dikonsolidasikan atau ekspansi ? investasi uang atau membangun modal cadangan ? apa langkah kompetitor selanjutnya ? akankah terjadi penurunan ekonomis ? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut tergantung pada pandangan stratejik pengusaha. Pengusaha yang sudah lama malang-melintang di dunia bisnis memiliki pengalaman tersebut atau hanya dengan mengandalkan memiliki peluang yang bagus untuk sukses karena mereka bisa merasakan kemana arah angin bertiup dan akan mengarahkan kemudi di arah angin.

7. Kepemimpinan
Seorang pengusaha harus bisa menjadi seorang pemimpin. Kepemimpinan adalah kualitas yang memberikan panduan dan insipirasi bagi mereka yang melihat ke arah Anda. Banyak orang yang beruntung terlahir dengan kualitas kepemimpinan. Bagi yang lain, merupakan keterampilan yang didapat dari kerja keras dan pengalaman. Bagaimanapun, tidak ada pengusaha berhasil tanpa kualitas kepemimpinan untuk memotivasi orang yang bekerja dengannya, dorong mereka untuk memberikan yang terbaik dan tentukan arah kemana mereka melangkah.

8. Menghilangkan ego
Pengusaha dengan ego yang tinggi tidak bisa menghargai pandangan orang lain kecuali pandangannya sendiri. Mereka mudah tersinggung dan orang yang berbakat akan kesulitan bekerja dengannya. Ini bisa menjadi pangkal masalah. Karyawan dengan tingkat self-respect dan intelegensi akan meninggalkan organisasi atau berusaha low profile di tempat kerja. Mereka yang ambisius akan mengatakan pada bos apa yang hanya ingin dia dengar. Pengusaha yang egois tidak bisa menilai karyawan berdasarakan kontribusinya pada perusahaan. Mereka akan menilainya dari sudut pandang suka dan tidak suka. Pengusaha yang demikian akan menjadi santapan kompetitor.

9. Kemampuan untuk berbelok
Fleksibilitas dalam berpikir adalah kualitas kunci bagi pengusaha. Mereka harus bisa merubah pandangan dan strategi berdasarkan situasi yang terjadi. Untuk melakukannya, ego perlu dihilangkan . Jika Anda memiliki sifat yang demikian, Anda tidak akan mengakui kesalahan yang sudah Anda buat dan menolak untuk mempertanggungjawabkan keputusan Anda. Pengusaha yang egois terus menggelontorkan uang untuk proyek yang tidak memiliki harapan memberikan keuntungan. Salah satu contoh yang paling dikenal – yang masih diajarkan di sekolah bisnis – yang memiliki kemampuan untuk berbelok adalah Microsoft. Perusahaan ini tidak menghiraukan fenomena Internet saat mulai populer dipenjuru dunia. Setelah dua tahun mengabaikannya, Microsoft meninjau ulang posisnya dan “membelokkan perusahaan dalam sekejap .” Dalam melakukan perubahan, perusahaan berhadapan dengan teknologi baru, melakukan akuisisi, mengeluarkan produk baru, dan kini berada di garis depan revolusi Internet. Semua ini tidak akan pernah terjadi jika manajer puncak tidak fleksibel dalam melakukan pendekatan dan cukup rendah hati untuk mengatakan “Kami telah melakukan kesalahan dalam hal ini .”

10. Etika
Etika adalah faktor terbesar yang didengar prospek terhadap perusahaan untuk jangka panjang. Rekan – suplier, konsumen, karyawan, bankir, pemegang saham – tidak suka berhubungan dengan pengusaha yang tidak jujur. Mereka akan sulit menghilangkan sakit hatinya dan harus selalu waspada . Kejujuran dan etika adalah benih kepercayaan dan ketika orang lain mulai mempercayai Anda, banyak pintu yang akan terbuka.

Oleh: James Walsh
Sumber: www.powerhomebiz.com
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusaha Muslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur |
Apr
02
2012
0

Menjadi Kepala Semut atau Ekor Gajah

on Monday, April 2, 2012 at 11:55pm ·

Apakah mudah menjadi pengusaha? Bagi saya, awal berbisnis adalah survival mode. Betul-betul terpaksa karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Ada krisis tahun 1998 yang menyebabkan saya kehilangan pekerjaan, sementara saya harus bertahan dan menghidupi keluarga baru

Waktu itu ada dua pilihan. Mencari pekerjaan baru atau berbisnis sendiri. Saya putuskan berbisnis sendiri.

Enam bulan pertama, boleh dibilang nyaris tanpa order. Klien nol. Hampir putus asa. Sampai terpikir, apakah benar pilihan saya menjadi pengusaha? Jangan-jangan memang mental saya lebih cocok menjadi karyawan.

Dalam situasi ini, orang tua menasihati saya agar berani dan pantang menyerah. Harus sabar dan tekun memang. Alhamdulillah, perlu empat tahun agar bisnis ini memasuki fase titik balik ke arah positif.

Sering saya ditanya, apa dan bagaimana memulai usaha? Kunci wirausaha adalah entrepreneurship. Ini berkaitan dengan sikap mental.

Pertama, umumnya orang enggan menjadi pengusaha karena takut bangkrut, takut tertipu dan lain-lain. Intinya takut akan risiko. Padahal risiko bukan barang asing bagi kita. Semua perbuatan mengandung risiko. Menyeberang jalan misalnya, berisiko tertabrak mobil.

Namun risiko bisa ditekan dengan manajemen yang baik. Jika kita tidak sanggup menanggung bisnis berisiko besar, pilih saja bisnis yang lebih kecil risikonya. Jadi, mulailah dari yang kecil.

Kedua, jangan takut kekurangan modal, selama Anda punya kreativitas. Modal memang penting tapi ini bukan segalanya. Lazim berlaku di kalangan pedagang, menjual cash tetapi membeli dari pemasok dengan bayar di belakang.

Jadi, tidak ada modal uang di sini.

Ide kreatif lebih berguna menjalankan bisnis. Uang berapa pun cepat atau lambat habis jika tidak memiliki ide. Sementara kekuatan ide bisnis akan mengundang uang dengan sendirinya.

Ketiga, berani memulai. Makin cepat akan makin baik. Ibarat sebuah antrean, yang lebih dulu akan mendapatkan kesempatan lebih dulu. Jika selalu ragu-ragu, kita tidak akan pernah memulai dan tidak tahu apakah akan berhasil atau gagal.

Kalaupun di tengah perjalanan ada kegagalan, itu hal wajar. Anggap saja hal itu ongkos belajar. Lebih baik kita gagal di awal daripada gagal di akhir.

Bahkan seringkali yang tadinya kita anggap sebagai kegagalan, ternyata menjadi keberuntungan kita di kemudian hari. Sebab, kegagalan di awal menghindarkan kita dari kerugian yang lebih besar di belakang hari.

Keempat, mengubah mindset atau pola pikir. Think like an entrepreneur. Seorang pengusaha melihat kendala dan krisis sebagai peluang. Jika mindset ini sudah terbangun, kita akan memiliki banyak akal, kreatif, inovatif, berpikir tidak linier, dan mudah mengambil keputusan.

Ketika orang-orang perkotaan memiliki waktu terbatas untuk mencuci, seorang pengusaha mendirikan usaha laundry.

Contoh lain, saya melihat jumlah penumpang di bandara semakin padat. Ini pertanda ekonomi kita makin bagus. Permintaan terhadap jasa angkutan udara juga meningkat. Bisnis penerbangan tentu punya prospek bagus. Makanya, kami berani masuk ke Mandala Airlines.

Ada sebuah pameo, lebih baik menjadi kepala semut daripada ekor gajah. Dengan menjadi pengusaha, kita menjadi kepala, bukan sebatas ekor. Apakah kemudian badan kita besar atau kecil, tentu tergantung bagaimana kita mengelolanya.

Oleh: Sandiaga Salahudin Uno

http://pengusahamuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur |
Apr
02
2012
0

Pencitraan Bisnis

by Muhammad Nashiruddin Hasan

on Monday, April 2, 2012 at 11:28pm ·

Apakah Anda menunjukkan Pencitraan Bisnis yang “Tepat” untuk Menarik Pelanggan ?

Seorang vice president jaringan toko terkemuka terkejut mengetahui bahwa cat yang mengelupas di eksterior toko menunjukkan perilaku yang buruk terhadap pelanggan mereka. Pemiliki restoran tidak melihat bagaimana lapangan parkir yang dipenuhi rumput  liar menunjukkan pesan dan citra kebersihan bagi calon pelanggan. Seorang staf hoteltidak mengerti pentingnya tanda petunjuk di tempat parkir. Seorang manajer bank tidak berpikir bahwa grafitti disamping mesin ATM adalah masalah besar. Manajer toko grosir tidak mengerti mengapa sampah yang tertinggal di kereta belanja merupakan masalah yang besar bagi pelanggan.

Kesan pertama terbentuk di dua atau tiga detik pertama. Saat persepsi atau kesan negatif tercipta, maka akan sulit sekali dirubah. Pelanggan potensial terlanjur membentuk opini tentang bisnis Anda sebelum mereka melangkah ke tempat Anda. Sangat penting memberikan kesan pertama yang positif. Apa yang dilihat pelanggan di luar bisnis Anda menunjukkan jika Anda memiliki organisasi yang didasarkan pada layanan pelanggan yang positif. Pelanggan akan mendasarakan opini mereka terhadap bisnis Anda atas persepsi mereka terhadap beberapa tampilan luar. Sama seperti kata yang terucap dalam bahasa tubuh, tampilan luar gedung, tempat parkir, pencahayaan dan rambu-rambu semuanya mengkomunikasikan pada pelanggan potensial Anda.

Pertimbangkan hal-hal berikut untuk memberikan citra terbaik untuk menarik dan mempertahankan pelanggan Anda:

Tempat parkir. Pelanggan masuk ke dalam tempat parkir Anda. Dia membuka pintu mobil dan menginjak kotoran. Perutnya mual dan dia segera kembali ke mobil dan pergi. Anda baru saja kehilangan penjualan. Karena pelanggan pertama kali masuk ke tempat parkir Anda, maka penting memeliharanya dengan baik. Artinya, tanpa jalan yang berlubang! Lahan parkir bebas dari rumput liar. Tidak boleh ada sampah. Tempat parkir disapu dan dibersihkan secara teratur. Mudah untuk melihat dimana tempat parkir berdasarkan tanda yang terlihat jelas. Tempat yang memadai tersedia untuk orang cacat, terlebih jika sebagian besar klien Anda dalah orang tua. Pohon dirapikan dan daun yang berguguran di bersihkan secara rutin.

Penampilan gedung luar. Apakah eksterior bangunan Anda bersih dan terawat dengan baik? Cat yang mengelupas menunjukkan bahwa bisnis tidak bisa menjaga dirinya sendiri, jadi bagaimana mungkin bisa menjaga pelangganya. Saat nampak retakan dan cat mulai memudar, begitu juga citra Anda. Pertimbangkan untuk mengecat bangunan setiap lima atau delapan tahun. Dekorasi bisa dicat ulang dengan harga yang lebih murah setiap tiga atau empat tahun untuk memperpanjang usia dekorasi eksterior.  Pilih warna cat dengan seksama. Warna harus mengundang dan memberikan efek yang positif bagi orang yang melihatnya. Berbagai bayangan abu-abu misalnya saat digabungkan dengan warna lain menunjukkan kewenangan, keyakinan dan bisa dipercaya. Pilih warna eksterior Anda yang menunjukkan pesan yang ingin Anda sampaikan.

Graffiti. Jika graffiti adalah masalah di lingkungan Anda, maka harus dihilangkan dalam 24 jam. Menghapus graffiti hanya akan mengundang lebih banyak lagi. Ya, mungkin Anda perlu waktu untuk menghilangkan grafitti secara permanen, tapi jangan menyerah! Graffiti bisa membuat pelanggan menjauh. Beberapa kota memiliki relawan yang tergabung dalam program relawan pembersihan grafitti atau tukang cat profesional yang secara teratur membersihkan dan menghilangkan grafitti saat muncul lagi. Cek dengan pemerintah setempat apakah mereka memiliki program serupa.

Jalan setapak. Jalan setapak harus bebas sampah yang mungkin saja dilalui pelanggan. Disamping itu, siapa yang ingin melangkahi sampah saat masuk ke tempat usaha? Jika mulai timbul retak, pastikan perbaikan yang sesuai. Retakan kecil bisa saja berbahaya bagi kursi roda, kereta bayi, pejalan kaki dan orang yang sudah lanjut usia yang mungkin mengalami masalah dengan kakinya.

Jendela dan teralis. Jendela luar mungkin menjadi kotor saat musim hujan. Tapi, kami tidak ingin tetap kotor di sepanjang tahun. Lumpur, cap tangan, kotoran, dan genangan air harus secepatnya dibersihkan.  Perhatian Anda terhadap detil ini menunjukkan bisnis Anda mengikuti dan memperhatikan detil. Tidak ada yang lebih menjijikkan selain teralis yang dipenuhi kotoran. Teralis harus dibersihkan secara teratur oleh staf , atau jasa kebersihan khusus.

Pencahayaan yang memadai. Apakah jalan yang mengarah pada fasilitas Anda memiliki pencahayaan yang memadi? Orang merasa tidak nyaman saat memasuki area yang gelap. Saat pencahayaan luar mati, penggantian bohlam merupakan prioritas. Pencahayaan luar yang memadai menunjukkan tidak ada sesuatu yang disembunyikan dan melayani pelanggan dengan terbuka. Sebagai tambahan, jika ada  pelindung yang jatuh karena mereka tidak bisa melihat jalan dengan jelas, Anda bisa dituntut secara hukum.

Tanda atau rambu yang sesuai. Apakah rambu Anda terlihat dengan jelas dan dibuat secara profesional? Cahaya yang berkilau dan tanda yang nampak remang-remang menunjukkan kita tidak bisa menjaga diri kita sendiri, jadi bagaimana kita menjaga orang lain? Jika terjadi pengrusakan tanda atau rambu, maka harus segera diperbaiki. Tanda yang tepat dan profesional menunjukkan rasa kebanggaan terhadap organisasi Anda serta jasa yang Anda sediakan bagi pelanggan.

Akses dan kenyamanan fasilitas. Apakah semua jalan masuk mudah ditemukan dan dinavigasi?Jika pintu masuk lapangan parkir adalah satu arah, apakah ada tanda yang terlihat jelas dan mudah dilihat? Berbelok ke arah kiri menuju arah fasilitas bisa jadi tantangan, terlebih jika tempat usaha Anda berada di tempat yang padat. Jalan masuk yang lebar dan nyaman akan mempermudah pelanggan untuk masuk dan keluar. Pelanggan menjadi tidak sabar saat mereka harus duduk di belakang kemudi dalam waktu yang lama untuk keluar dari tempat parkir. Mungkin saja mereka berpikir dua kali sebelum kembali.

Pembuangan sampah. Jika Anda tidak ingin sampah berada di tempat yang tidak semestinya, maka tempat sampah harus disediakan di beberapa sudut tempat parkir. Tempat sampah bisa diletakkan di dekat pintu masuk serta dimana orang biasanya berkumpul. Namun, jangan sampai lupa membersihkan tempat sampah secara teratur. Tidak ada pemandangan yang lebih buruk dibandingkan sampah yang menggunung di tempat sampah.

Kereta belanja. Seberapa sering Anda memeriksa kereta belanja dan menemukan tisu kotor atau sayuran kotor yang tertinggal di keranjang ? Mungkin Anda akan segera menarik keranjang lain dan meninggalkan yang pertama disana.  Kadang kita pernah menarik kereta dengan roda yang  rusak. Kereta yang tidak menyentuh lantai dengan baik, atau memaksa Anda belok kanan saat Anda ingin belok kiri. Keranjang belanja adalah bagian penting lainnya dalam citra bisnis Anda. Bagaimana Anda memelihara kebersihan kereta dan membuatnya berjalan dengan sempurna menunjukkan pada pelanggan seberapa baik Anda memelihara mereka.

Kendaraan perusahaan. Sebelum pelanggan tiba di tempat bisnis Anda, mungkin dia sudah melihat kendaraan perusahaan Anda. Kendaraan juga mewakili citra bisnis Anda. Menjaga kebersihan dan  dipoles dengan baik, meski itu artinya mengunjungi tempat cuci mobil tiga kali dalam seminggu.

Bisnis apapun bisa menciptkan citra positif dan powerful . Membutuhkan waktu, kepedulian, dan pengabdian. Nilai yang penting, bagaimanapun adalah kesan pertama dengan pelanggan yang menunjukkan bisnis Anda sudah menciptakan iklim layanan pelanggan.

Singkatnya, tampilan fisik menentukan seberapa sukses bisnis Anda saat ini dan yang akan datang.

Penulis: Eileen O. Brownell adalah  President of Training Solutions,  Chico,  perusahaan yang berbasis di California.  Lebih dari 25 tahun, Eileen dianggap sebagai pembicara dan trainer ‘berenergi tinggi’ dan membuat pembelajaran sebagai pengalaman yang terus berlangsung. Keahliannya di bidang layanan pelanggan, resolusi konflik, komunikasi, dan pengembangan tim. Dia memiliki ijin untuk menggunakan  Carlson Learning Products yang memperkaya proses pembelajaran. Televisi kabel telah mempertunjukkan program pendidikan Eileen.  “Kita tidak bisa memilih tantangan yang ada di hadapan kita. Tapi, kita bisa memilih sikap dan bagaimana bereaksi,”  adalah filosofinya.

Sumber:www.articlewell.com

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur |

Powered by WordPress. Theme: TheBuckmaker