Jan
02
2012
0

Mana Lebih Bau, Keringat Atau Jins yang Tak Dicuci 3 Bulan?

img

Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Melbourne, Ketika orang memakai jins yang sama selama 3 bulan berturut-turut dan tidak pernah mencucinya, mungkin orang itu akan dikucilkan karena baunya. Namun menurut peneliti, jins yang tidak dicuci baunya sama saja dengan bau badan manusia.

Peneliti asal Melbourne University, Tullia Jack tertantang untuk membuktikan hal itu melalui sebuah eksperimen. Untuk keperluan tersebut, ia merekrut 30 orang relawan yang akan mengenakan jins selama 3 bulan berturut-turut mulai April hingga Mei 2012.

Menurut Jack, jins yang dipakai para relawan dalam percobaan ini akan sangat kotor baik oleh bekas makanan maupun debu dan minyak. Namun ia meyakini, kotoran itu hanya kan membuat penampilannya tampak lusuh sedangkan baunya tidak akan seburuk yang dibayangkan.

“Bau jins yang tidak dicuci tidak akan mengganggu secara sosial. Baunya sama saja dengan bau badan manusia,” ungkap Jack yang melakukan eksperimen tersebut sebagai tugas akhir studi lanjutnya, seperti dikutip dari Dailytelegraph, Senin (2/1/2012).

Melalui pembuktian tersebut, ia ingin mengritik kecenderungan manusia moderen yang terlalu takut atau paranoid dengan kotoran. Gara-gara tidak ingin kotor, orang cenderung mencuci segala sesuatu secara berlebihan dan sebagai dampaknya terjadilah krisis air bersih.

Apabila dugaan Jack terbukti benar, maka eksperimen ini akan menguatkan penelitian-penelitian tentang kebersihan celana jins sebelumnya. Dalam penelitian terdahulu, jins yang tidak dicuci berbulan-bulan terbukti tidak menyebabkan penyakit asal dilapisi pakaian dalam yang selalu bersih.

Seperti diberitakan detikHealth sebelumnya, penelitian di University of Alberta menunjukkan jins yang tidak dicuci selama 15 bulanhanya ditumbuhi rata-rata 10.000 unit bakteri setiap centimeter persegi. Jenis bakteri yang ditemukan pada umumnya bukan bakteri patogen yang memicu ancaman serius.

http://www.detikhealth.com

Written by nashiruddin.hasan in: Info Sehat |
Jan
02
2012
0

10 Cara Alami Redakan Nyeri Haid

Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Premenstrual Syndrome atau PMS adalah sejumlah gejala yang muncul satu atau dua minggu sebelum periode bulanan wanita dan dapat berlangsung sampai beberapa hari setelah haid berakhir. PMS mempengaruhi 80 persen wanita. Gejala-gejalanya dapat berkisar dari ringan sampai berat dan berbeda pada tiap wanita, namun seringkali berupa;

1. Payudara nyeri dan bengkak
2. Sakit kepala
3. Nyeri atau kram
4. Ngidam Makanan
5. Kembung
6. Depresi dan menangis
7. Merasa sakit dan kelelahan

Ada banyak cara alami untuk mengobati kondisi ini. Seperti dilansirSymptomfind.com, Senin (2/1/2012), berikut adalah obat alami untuk mengatasi nyeri haid.

1. Vitamin B1 dan B2
Menurut sebuah penelitian dari University of Massachusetts, wanita yang rutin mengkonsumsi Vitamin B1 dan B2 mengalami nyeri haid yang lebih ringan. Penelitian ini juga menemukan bahwa hanya mengonsumsi suplemen vitamin ini saja tidak cukup dan sebaiknya mendapat asupannya dari bahan makanan. Artinya, ada beberapa pengaruh yang sinergis antara vitamin dan nutrisi lainnya dalam makanan.

2. Biji-bijian utuh
Beberapa penelitian telah mengkonfirmasi bahwa vitamin B6 yang ditemukan dalam biji-bijian bermanfaat untuk mengurangi gejala PMS. Jadi tidak perlu berhenti memakan karbohidrat selama haid. Namun wanita perlu memastikan bahwa ia memakan seluruh karbohidrat dalam gandum karena karbohidrat dalam makanan olahan dapat membuat gejalanya menjadi lebih buruk.

3. Kalsium dan Vitamin D
Kalsium dan Vitamin D sangat dianjurkan untuk membantu meringankan gejala PMS jika dikonsumsi sejak dini. Sangat penting untuk meminumnya bersama-sama karena vitamin D membantu penyerapan kalsium. Vitamin paling baik diperoleh dari makanan karena dipengaruhi oleh nutrisi lainnya dalam makanan. Dalam hal ini, suplemen juga akan membantu meringankan gejala depresi, kelelahan, dan hilangnya nafsu makan.

4. Chaste Tree Berry
Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam British Medical Journal, chaste tree berry efektif mengurangi perasaan mudah marah, depresi, nyeri payudara, dan sakit kepala. Wanita yang meminum beberapa obat untuk mengatasi gangguan hormon tidak boleh mengkonsumsi chaste tree berry karena dapat berinteraksi dengan obat utama.

5. Magnesium
Magnesium telah lama dipelajari untuk mengurangi gejala PMS dengan hasil yang konsisten menunjukkan bahwa magnesium membantu meringankan gejala gangguan suasana hati yang berhubungan PMS hati seperti depresi dan mudah tersinggung. Jumlah yang disarankan bervariasi bagi tiap individu, namun kisarannya adalah antara 200 – 360 mg 3 kali per hari. Pasien jantung atau ginjal harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi magnesium karena dapat menimbulkan komplikasi.

6. Evening Primrose Oil
Evening primrose oil agak kontroversial efeknya untuk mengatasi nyeri haid. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa bahan ini mungkin efektif, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

7. Akupunktur
Akupunktur telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional Cina. Menurut kepercayaan pengobatan tradisional Cina, masalah kesehatan disebabkan oleh energi yang stagnan dalam tubuh. Meskipun ada sedikit bukti ilmiah mengenai cara kerja akupunktur, penggunaan ribuan tahun menunjukkan bukti yang mendukung keampuhan pengobatan ini.

8. Pijat
Menurut beberapa penelitian dari Touch Research Institute di University of Miami Medical School, pijat efektif mengurangi gejala PMS, terutama gejala depresi dan rasa sakit. Pijat mendorong sirkulasi getah bening dan dapat mengurangi retensi cairan. Perempuan harus minum banyak air untuk membantu membuang kelebihan racun dan cairan dari tubuh setelah pemijatan. Karena pijat adalah teknik non-invasif dan bebas kimia, maka dipastikan aman bagi hampir semua orang.

9. Perubahan pola makan
Perubahan pola makan dapat membantu meringankan gejala fisik PMS. Mengurangi asupan garam bisa membantu meringankan pembengkakan, nyeri payudara, dan pusing. Kurangi kafein untuk membantu mengatasi gejala depresi. Hindari alkohol untuk mengurangi depresi serta sakit kepala dan mual. Meningkatkan asupan air akan membantu meringankan sakit kepala, pembengkakan, dan nyeri otot.

10. Olahraga
Olahraga dapat membantu meringankan nyeri otot, terutama di punggung dan perut bagian bawah, serta membantu mengurangi retensi air. Olahraga juga berguna bagi mereka yang mengalami insomnia selama siklus haidnya. Karena olahraga adalah pembangkit energi alami, maka juga akan membantu meringankan gejala kelelahan. Pastikan untuk tidak berlebihan dalam berolahraga karena beberapa gejala seperti pusing dan mual dapat menjadi lebih buruk karena olahraga.

http://www.detikhealth.com

Written by nashiruddin.hasan in: Info Sehat |
Jan
02
2012
0

Punya Anak Kecil Jadi Cara Ampuh untuk Berhenti Merokok

img

(Foto: thinkstock)

Jakarta, Berhenti merokok memang bukan perkara mudah karena nikotin punya efek besar mempengaruhi otak. Tapi sebuah studi menunjukkan bahwa orangtua yang memiliki anak kecil paling mungkin untuk berhenti merokok dan dokter anak memiliki peran penting untuk membantunya.

Menurut sebuah studi baru yang dilakukan peneliti dari Massachusetts General Hospital dan Harvard Medical School, sekitar 1 dari 4 orangtua yang memiliki anak kecil paling mungkin untuk menanggapi intervensi yang diberikan untuk membantunya berhenti merokok.

Dengan hasil studi yang sudah dipublikasikan pada jurnalPediatrics, peneliti mengatakan dokter anak memiliki peluang dan kesempatan besar untuk memainkan peran penting membantu orang untuk berhenti merokok.

“Karena dokter anak dapat memanfaatkan kerentanan mendidik anak bila orangtua seorang perokok tembakau, mereka dapat memberikan keuntungan tambahan untuk membantu kelompok perokok berhenti,” jelas Dr. Jonathan Winickoff, penulis studi dan profesor di Massachusetts General Hospital dan Harvard Medical School, seperti dilansir Theatlantic, Senin (2/1/2012).

Dr Winickoff dan rekannya menggabungkan hasil dari 18 studi yang berbeda dari program penghentian merokok ditujukan untuk lebih dari 7.000 orangtua. Studi mencatat cara orang berhenti merokok, seperti dengan menggunakan obat, konseling atau beberapa kombinasi pendekatan yang berbeda. Selain itu, studi juga mempelajari tentang intervensi yang diperoleh dari rumah sakit, klinik bayi atau dokter anak.

Hasilnya, orangtua yang mendapat intervensi berupa nasihat dan konseling 2 kali lebih mungkin berhenti merokok ketimbang yang tidak mendapatkannya. Dan klinik pediatrik adalah tempat terbaik untuk melakukan campur tangan yang membuat orangtua berhenti merokok.

“Mengingat orangtua sering mengunjungi dokter anak untuk check-up rutin dan vaksinasi, dokter anak harus memberikan gambaran pada orangtua untuk berhenti merokok dan membantu mereka menemukan sumber untuk berhenti,” jelas Dr Winickoff.

Orangtua yang berhenti merokok tidak hanya bisa mendapatkan manfaat besar untuk kesehatan sendiri, tetapi juga pada kesehatan anak-anak mereka. Studi lain yang juga dipublikasikan pada jurnal Pediatricsmenemukan bahwa pada anak-anak yang orangtuanya merokok selama kehamilan mengalami penebalan dinding arteri, yang terkait dengan risiko tinggi penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke.

“Merokok berhubungan dengan pneumonia, asma, gangguan perkembangan, absensi sekolah, pembusukan gigi, kematian bayi mendadak, gangguan pendengaran dan berbagai penyakit lain,” tutup Dr Winickoff.

http://www.detikhealth.com

Written by nashiruddin.hasan in: Info Sehat |
Jan
02
2012
0

Malaria Tingkatkan Risiko Keguguran 3 Kali Lipat

img

Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Ibu hamil harus berhati-hati dengan penyakit malaria. Penyakit mematikan ini memang telah lama diketahui menyebabkan kelahiran prematur dan berat lahir rendah. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa malaria meningkatkan risiko ibu hamil mengalami keguguran sebesar tiga kali lipat.

Para peneliti di Shoklo Malaria Research Unit menemukan bahwa satu episode malaria pada trimester pertama kehamilan terkait dengan peningkatan risiko keguguran sebesar tiga kali lipat. Risiko ini bukan terkait dengan pengobatan malaria, sebab peneliti menemukan bahwa perempuan yang diobati dengan obat anti malaria tidak mengalami efek samping yang serius atau meningkatkan kemungkinannya mengalami keguguran.

Menurut perkiraan, ada 125 juta kehamilan yang berisiko malaria setiap tahunnya. Selama kehamilan, malaria dapat menyebabkan anemia berat dan infeksi parasit pada janin dan meningkatkan risiko berat lahir rendah, kelahiran prematur, dan kematian ibu.

Sampai sekarang, para ilmuwan hanya sedikit mengetahui tentang efek malaria di awal kehamilan atau manfaat dan bahaya obat anti malaria selama tahap-tahap awal kehamilan. Pengobatan malaria tidak disarankan selama kehamilan trimester pertama karena terbukti berpotensi menyebabkan cacat lahir atau keguguran.

“Parasit malaria, baik plasmodium vivax maupun falciparum, memberikan kontribusi yang signifikan pada kematian janin dan bayi. Hasil ini menunjukkan bahwa efek berbahaya malaria pada trimester pertama kehamilan lebih besar daripada efek pengobatan. Kami menekankan pentingnya deteksi dini malaria serta pengobatan yang efektif untuk semua perempuan hamil dengan segara,” kata peneliti, Rose McGready dari Shoklo Malaria Research Unit di Thailand.

McGready dan timnya telah melakukan peneltian di Shoklo Malaria Research Unit pada bulan Mei 1986 hingga Oktober 2010. Para ilmuwan membandingkan hasil dari 16.668 orang perempuan yang tidak mengalami malaria selama kehamilan dengan 945 orang perempuan yang hanya memiliki satu episode malaria pada trimester pertama, yaitu kurang dari 14 minggu kehamilannya.

Penelitian yang dilansir MedicalNewsToday.com, Senin (2/1/2011) ini menemukan bahwa malaria asimtomatik atau yang tidak menunjukkan gejala nyata berkaitan dengan risiko keguguran tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak mengalami malaria. Bahkan, risiko keguguran pada ibu hamil dengan gejala malaria cenderung sampai empat kali lebih besar. Risiko ini sama di antara perempuan dengan malaria vivax dan falsiparum.

Para peneliti juga menemukan bahwa kemungkinan keguguran pada perempuan yang menerima obat malaria selama trimester pertama tetap sama, yaitu dengan obat klorokuin sebesar 26 persen, dengan kina sebesar 27 persen, dan artesunat 31 persen.

http://www.detikhealth.com

Written by nashiruddin.hasan in: Az Zain Herbal Sehat Alami Berkhasiat,Info Sehat |
Jan
02
2012
0

10 Fakta Mengejutkan tentang Migrain

Jakarta, Banyak orang sering terganggu oleh serangan migrain. Namun mungkin belum banyak yang mengetahui hal-hal penting yang berhubungan dengan migrain, termasuk terapi apa saja yang paling tepat untuk meredakannya.

Mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan migrain dapat membantu mengatasi gejala migrain yang dialami. Kira-kira hal-hal penting apa saja yang berhubungan dengan migrain?

Berikut 10 fakta mengejutkan tentang migrain seperti dikutip dariMSNHealth, Senin (2/1/2012):

1. Membuat catatan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan migrain yang pernah dialami
Membuat catatan mengenai waktu mulai terserang migrain cukup penting. Catatan tersebut dapat mengenai apa yang dilakukan sebelum terjadi migrain, makanan dan minuman yang dikonsumsi selama 24 jam sebelumnya, dan siklus menstruasi. Hal tersebut dapat membantu untuk menentukan pemicu migrain yang dialami.

2.Olahraga dapat mencegah migrain
Menurut hasil penelitian baru, olahraga, aktivitas fisik, dan relaksasi secara rutin dapat mencegah terjadinya serangan migrain. Peserta penelitian yang berolahraga selama 40 menit, tiga kali per minggu mengalami penurunan gejala migrain. Para ahli berpendapat berkeringat dapat mengurangi hormon stres yang memicu sakit kepala. Hasil penelitian baru tersebut telah diterbitkan dalam journal Cephalalgia.

3. Migrain dapat terkait dengan menstruasi
Hormon-hormon yang mengontrol siklus menstruasi juga berkontribusi terhadap migrain. Banyak wanita mulai mengalami migrain ketika mereka memiliki periode menstruasi pertama atau ketika mulai hamil, dan mereda setelah menopause. Hormon dalam kontrasepsi oral juga sering mengubah keparahan dan frekuensi migrain.

4. Pengobatan migrain dapat menyebabkan sakit kepala
Ketika mengonsumsi obat penghilang rasa sakit lebih dari tiga kali per minggu untuk mengobati migrain, mungkin justru dapat menyebabkan sakit kepala. Akhirnya, dapat mengalami migrain kronis yang membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mereda setelah berhenti minum obat.

5. Migrain dapat diprediksi
Kebanyakan orang mengalami tanda-tanda peringatan awal dari suatu serangan yang akan terjadi. Rasa seperti mengidam makanan aneh, perubahan suasana hati, dan menguap yang tidak terkendali dapat terjadi hingga 24 jam sebelum terjadi serangan migrain. Satu dari lima penderita migrain akan mengalami gejala sensorik yang dikenal sebagai aura. Aura tersebut dapat termasuk lampu berkedip, bintik-bintik, mati rasa, atau sensasi seperti kilat.

6. Antidepresan dapat membantu memperbaiki mood
Obat-obatan antidepresan dapat menyebabkan perubahan kimia dalam otak yang dapat mengurangi risiko terkena migrain, bahkan jika tidak mengalami depresi atau stres.

7. Migrain dapat terjadi tanpa sakit kepala
Jika memiliki aura seperti gejala migrain tetapi tidak ada rasa sakit kepala berdenyut, ini mungkin masih termasuk migrain. Gejala lain termasuk mual, muntah, dan sembelit. Beberapa ahli berpendapat berbagai tanda-tanda yang tidak jelas penyebabnya, seperti demam, pusing, atau nyeri dapat merupakan gejala sakit kepala tanpa migrain.

8. Migrain berhubungan dengan 3 jenis makanan
Banyak makanan dapat memicu migrain, tetapi ada tiga penyebab umum. Salah satunya adalah makanan yang mengandung nitrat, termasuk hotdog dan daging. Tiramin dalam keju, ikan, dan produk kedelai dapat memicu migrain. Monosodium glutamat (MSG), penambah rasa dalam kaldu, sup, dan makanan cepat saji, juga dapat memicu migrain. Menghindari makanan tersebut dapat membantu mencegah serangan migrain.

9. Tidak ada obat khusus untuk migrain
Obat khusus untuk migrin memang tidak ada. Tetapi dokter dapat mengelola kondisi dan mengurangi dampak migrain yang kita dialami. Kebanyakan orang menggunakan dua pendekatan, yaitu bertindak cepat dengan obat untuk menghentikan migrain, dan perubahan gaya hidup dan pengobatan pencegahan untuk mencegah serangan migrain berikutnya.

10. Botox dan pijat dapat menjadi pengobatan untuk migrain
Perkembangan pengobatan migrain, termasuk merangsang saraf dekat otak, suntikan dengan toksin botulisme, terapi kraniosakral, atau pemijatan secara lembut pada leher, kepala, dan tulang belakang. Beberapa pendekatan pengobatan tersebut dapat membantu meredakan gejala migrain yang dialami.

http://www.detikhealth.com

Written by nashiruddin.hasan in: Az Zain Herbal Sehat Alami Berkhasiat,Info Sehat |
Jan
02
2012
0

Obesitas/Kegemukan Penyebab Kematian Nomor Lima Di Dunia

Obesitas/Kegemukan Penyebab Kematian Nomor Lima Di Dunia

Obesitas/Kegemukan Penyebab Kematian Nomor Lima Di DuniaObesitas atau kegemukan menyebabkan 10,3 persen dari angka kematian dunia. Menurut WHO, angka tersebut menempati peringkat kelima penyebab utama kematian di dunia. Secara global, 1,6 miliar kaum dewasa kegemukan dan 400 juta di antaranya mengalami obesitas(Untuk penanganan alterlanif,klik disini)

Sementara ketidakaktifan fisik berada di urutan keempat penyebab kematian dunia. Padahal, 31 persen masyarakat dunia dari semua umur dan 60 persen sampai 85 persen kaum dewasa di dunia tidak aktif secara fisik. Di Indonesia, kini 19,1 persen orang berusia di atas 15 tahun menderita obesitas. Sementara 19,8 persen memiliki perut buncit atau obesitas sentral dan 48,2 persen masyarakat berusia di atas 10 tahun kekurangan aktivitas.

Selama ini, banyak orang mengetahui akan bahaya kegemukan dan obesitas. Namun, hanya sedikit yang menyadari betapa berbahayanya ketidakaktifan fisik . Dari data WHO, ketidakaktifan fisik terkait erat dengan 3,2 juta kematian per tahun, 70.000 kematian dini bagi masyarakat di bawah usia 60 tahun di seluruh dunia, dan 90 persen kecacatan sebelum usia 60 tahun di negara-negara berkembang.

Perilaku tidak aktif antara lain duduk bersandar dan berbaring di luar waktu tidur, menonton televisi, bermain video game, dan bekerja di depan komputer. Seluruh kegiatan tersebut dapat menyebabkan penyakit karena terlalu lama duduk yakni sitting disease.

Menurut American Cancer society, 94 persen perempuan dan 48 persen pria yang tidak aktif dan duduk lebih dari enam jam sehari memiliki risiko lebih besar mengidap penyakit degeneratif yang menyebabkan kematian daripada mereka yang tidak aktif atau duduk kurang dari tiga jam per hari.

Dari berbagai riset, terbukti tidak aktif atau duduk dalam jangka waktu lama akan mematikan aktivitas otot, memperlambat sirkulasi, dan mematikan aneka enzim pemecah trigliserida.

Untuk itu, pusat kebugaran Fitness First meluncurkan program Lose it yang mengajak orang untuk hidup sehat dan memerangi kegemukan.

Jangan langsung menargetkan harus turun belasan atau puluhan kilogram dan berlatih hingga dua jam. Siapa pun pasti bosan dan akan menyerah. Lebih baik berlatih dan bergerak rutin serta terus meningkatkan intensitas waktu latihan. Misalnya, semula hanya 10-20 menit dan terus bertambah menjadi dua jam. Itu lebih efektif dan akhirnya berat tubuh akan turun, kata Dave Nuku, Regional Fitness Manager Fitness First dan pelatih tim bi ru di program The Biggest Loser Asia di Jakarta, Kamis (23/2).

Menurut pelatih asal Selandia Baru itu, lebih baik mengajak tubuh dan pikiran untuk secara bertahap menyukai dan membutuhkan olahraga dan aktivitas fisik lainnya sehingga tubuh terbiasa selalu memilih cara dan jalan yang sehat. Jika terbiasa begitu, mereka pasti akan memilih makanan sehat dan yang diolah secara sehat demi menjaga kebugaran dan kesehatannya, ujar Nuku. (Untuk penanganan alterlanif,klik disini)

http://health.kompas.com/read/2011/02/25/10395088/Obesitas.Penyebab.Kelima.Kematian.di.Dunia

Written by nashiruddin.hasan in: Az Zain Herbal Sehat Alami Berkhasiat,Info Sehat |

Powered by WordPress. Theme: TheBuckmaker