Dec
06
2011
0

Ini Lho Bentuk Komputer Masa Depan [Full Picture]

Mungkin 2 atau 3 tahun yang lalu .. laptop merupakan suatu perangkat komputer yang sangat didamba-dambakan oleh kalangan yang berkecimpung atau pengguna IT .. selain dapat digunakan dimana saja dan juga merupakan Gaya Hidup seorang profesional .. kemana-mana bisa dibawa dan digunakan, baik di kantor maupun cafe sambil nongkrong dan minum kopi .. tapi tanpa disadari saat ini harga laptop semakin hari semakin menurun bahkan saat ini harga laptop ada yang <= 5 JT rupiah .. wah alhasil banyak orang menggunakan laptop .. baik dari merek-merek terkenal maupun merek asia dan bahkan merek lokalpun turut ikut dalam kancah bisnis tersebut .. Rekan-rekan sekalian tahu ngak kenapa kok bisa begitu .. coba tebak !!!, saat ini negara “berorang-orang ingin maju dan pintar” telah membuat suatu teknologi didalam dunia IT .. yang akan menggeser posisi komputer dan laptop .. yakni seperti gambar dibawah ini .. nah saat ini negara Indonesia tercintaku masih menjadi pemakai saja .. tapi memang begitu adanya .. kampus-kampus di kita kebanyakan mempersiapkan untuk menjadi pekerja saja bukan peneliti atau orang untuk melakukan riset .. trus kalangan orang-orang terkenal dan hebat di dunia IT kebanyakan cuman bisa jual cuap-cuap dengan modal power pointnya … menyedihkan tapi inilah kondisi kita .. dan bersiap-siaplah menjadi “Tempat Pembuangan Komputer Dunia”.

from: kaskus.us

Written by nashiruddin.hasan in: Iptek,Teknologi Informasi |
Dec
05
2011
0

Teknologi Laser Menciptakan Bentuk Metal yang Baru

laser baruPara peneliti yang didanai AFOSR di Universitas Rochester menggunakan teknologi sinar laser yang akan membantu pihak militer menciptakan bentuk baru metal yang dapat memandu, menarik dan menolak cairan dan peralatan elektronik kecil yang dingin.

Dr. Chunlei Guo dan tim penelitinya dalam proyek ini menemukan suatu cara untuk mengubah sepotong metal kecil yang mengkilap kedalam sesuatu yang hitam pekat, bukan karena cat, tetapi dengan menggunakan pantulan yang sering dari sinar laser. Pembuatan metal hitam menyerap semua radiasi yang menyinari diatasnya.

“Dengan penciptaan metal hitam, keseluruhan golongan baru materi menjadi tersedia bagi kita, yang mana membuka kesemua horizon bagi berbagai aplikasi,” kata Guo.

“Untuk melakukan ini, kita melihat pada proses terbalik dari penyerapan sinar atau radiasi sinar dan mengubah  lampu pijar kedalam sebuah bola lampu yang bersinar dua kali lebih terang sebagaimana sumber sinar regular, sementara dengan mengkonsumsi sejumlah energi yang sama,” kata dia.

Kunci dalam menciptakan filament super ini adalah suatu sinar sorot yang ultra singkat dan kuatyang dinamakan femtosecond laser pulse. Laser yang memancar inibertahan hanya beberapa sepuluh pangakat lima belas tiap detik. Pancaran yang kuat menekan permukaan metal menajdi bagian struktur nano dan mikro yang secara dramastis mengubah seberapa efisiennya sinar dapat meradiasi dari filamen.

Sebagai tambahan untuk meningkatkan kecerahan suatu bola lampu, proses dari Guo dapat digunakan juga untuk memperbaiki warna sinar. Tahun lalu, timnya menggunakan suatu proses yang sama untuk merubah warna hampir metal apapun menjadi biru, emas, abu – abu, dan warna hitam. Merewka mengontrol ukuran dan bentuk dari struktur nano – dan selanjutnya warna sinar apa yang menyerap dan meradiasi – untuk merubah jumlah dari setiap panjang gelombang sinar yang filamennya meradiasi.

Sebagai tambahan dari penelitian ini, Guo dan timnya telah bekerja dalam menciptakan teknologi yang memungkinkan Angkatan Udara untuk menciptakan suatu tipe tambahan dari metal. Mereka mampu melakukan hal ini dengan menggunakan laser femtosecond sekali lagi untuk mengubah permukaan metal dan menciptakan struktur nano yang unik dan skala mikro pada metal.

“Selama pancarannya yang cepat, laser ini tidak melepaskan tenaga yang besar sebagaimana yang dilakukan kesemua gerinda elektrik di Amerika Utara, semua terfokus pada suatu titik seukuran jarum,” kata Guo.

Struktur nano yang unik terbuat dari laser mempengaruhi cara molekul cairan berinteraksi dengan molekul –molekul metal. Cairan tersebut menyebar pada metal  karena struktur nano yang menempelkan diri mereka pada molekul – molekul cairan yang lebih siap dari pada molekul – molekul cairan yang terikat satu sama lain. Hasil akhir adalah formasi dari suatu tipe baru metal yang dapat mendinginkan elektronik utama di pesawat terbang dan memanaskan pompa dan memperbolehkan pesawat terbang mempertahankan dominasinya terhadap pesawat musuh dan juga pada penerbangannya.

Baru – baru ini, para peneliti hanya memerlukan sekitar setengah jam untuk mengganti permukaan metal yang kira – kira ukurannya seperempat. Meskipun demikian, tujuan mereka selanjutnya adaklah membuat metal bahkan lebih cepat sehingga mereka dapat memenuhi kenaikan permintaan yang pasti ada dalam pertempuran.

http://www.chem-is-try.org/

Written by nashiruddin.hasan in: Iptek,Teknik Kimia |
Dec
05
2011
0

Minyak Atsiri, Bisnis yang Menjanjikan

Analisis Total Minyak Atsiri

analisis-minyak-atsiriPendahuluan

Minyak Atsiri merupakan suatu minyak yang mudah menguap (volatile oil) biasanya terdiri dari senyawa organik yang bergugus alkohol, aldehid, keton dan berantai pendek. Minyak atsiri dapat diperoleh dari penyulingan akar, batang, daun, bunga, maupun biji tumbuhan, selain itu diperoleh juga terpen yang merupakan senyawaan hidrokarbon yang bersifat tidak larut dalam air dan tidak dapat disabunkan. Beberapa contoh minyak atsiri yaitu minyak cengkeh, minyak sereh, minyak kayu putih, minyak lawang dan dan lain-lain.

Penetapan yang dilakukan dalam praktikum ini ialah:

  1. Penetapan kadar eugenol dalam minyak cengkeh

Minyak atsiri yang dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan cengkeh. Sebagian besar Eugenol. Eugenol termasuk golongan Fenol, sehingga dapat disabunkan oleh NaOH membentuk garam. Natrium eugenolat yang larut dalam air. Dengan melakukan penyabunan minyak cengkeh pada alat labu Cassia yang berskala pada lehernya, karena terpen tidak dapat disabunkan dan tidak larut dalam air, maka volume terpen bisa diketahui. Volume minyak eugenol dapat diketahui dari selisih anatara volume minyak cengkeh dikurangi volume terpen.

  1. Penetapan kadar sitronellal dalam minyak sereh

Minyak sereh diperoleh dari hasil penyulingan batang atau akar tumbuhan sereh. Minyak sereh merupakan sumber geraniol dan sitronellal. Mutu minyak sereh ditentukan oleh kandungan kedua komponen tersebut terutama sitronellal. Sitronellal termasuk golongan alkanal. Sehingga dapat ditetapkan dengan Metode Asidimetri, dimana sitronellal direaksikan dengan hidroksilamin-HCl akan membebaskan HCl, lalu HCl  direaksikan dengan KOH-alkohol berlebih, maka kelebihan KOH-alkohol akan dititar oleh HCl. Dengan dilakukan blanko, maka kadar sitronellal dapat diketahui.

Penetapan Kadar Eugenol

Dalam Minyak Cengkeh

Dasar

Eugenol termasuk golongan Fenol yang dengan NaOH akan membentuk Na-Eugenolat yang larut dalam air. Sedangkan terpen tidak disabunkan dan tidak larut dalam air, sehingga volume terpen dapat diketahui. Dengan diketahui volume terpen, maka volume Eugenol pun dapat diketahui.

Reaksi

kadar-eugenol-minyak-cengkeh

Alat dan Bahan

Alat-alat yang digunakan:

  1. Pipet gondok 10 ml
  2. Labu Cassia 100 ml
  3. Penangas air
  4. Gelas ukur

Bahan-bahan yang digunakan:

  1. Minyak cengkeh
  2. Larutan NaOH 10 N

Cara Kerja

  1. Dipipet 10 ml minyak cengkeh
  2. Dimasukkan ke dalam labu Cassia 100 ml
  3. Ditambahkan 35 ml NaOH 1 N, lalu dkocok selama 5 menit
  4. Dipanaskan di atas penangas air selama 10 menit
  5. Ditambahkan lagi NaOH 1 N sampai permukaan cairan berada pada skala labu Cassia
  6. Didiamkan selama 1 hari
  7. Dibaca volume terpen

Contoh Data

Volume contoh     =  10,0 ml

Volume terpen                    =    1,5 ml

Volume eugenol    =    8,5 ml

Contoh Perhitungan

rumus-kadar-eugenol

Penetapan Kadar Sitronellal

Dalam Minyak Sereh

Dasar

Sitronellal merupakan golongan aldehid yang bersifat pereduksi sehingga dengan hidroksilamin-HCl akan membentuk oksima dan membebaskan HCl. HCl yang dibebaskan, direduksikan dengan KOH-alkohol berlebih terukur, lalu kelebihan KOH-alkohol berlebih terukur dititar oleh HCl memakai indikator BTB yang dalam keadaan netral berwarna hijau.

Reaksi

penetapan-kadar-sitronellal

Alat dan Bahan

Alat-alat yang digunakan:

  1. Neraca
  2. Pipet tetes
  3. Pipet gondok 10 ml dan 25 ml
  4. Buret 50 ml
  5. Statif

Bahan-bahan yang digunakan:

  1. Contoh minyak sereh
  2. Alkohol netral
  3. Indikator BTB
  4. KOH-alkohol
  5. NH2OH.HCl
  6. Larutan HCl 0,5 N

Cara Kerja

  1. Ditimbang ± 2 gram minyak sereh
  2. Ditambahkan 2 ml alkohol netral, serta indikator BTB
  3. Ditambahkan 25 ml KOH-alkohol (dipipet)
  4. Ditambahkan 20 ml NH2OH.HCl
  5. Dikocok dan dibiarkan selama 15 menit
  6. Dititar dengan HCl 0,5 N hingga titik akhir berwarna hijau
  7. Dilakukan penetapan terhadap blanko

Contoh Data

contoh-penetapan-sitronellal

Vpenitar blanko = 23,70 ml

Vpenitar contoh = 21,25 ml

N HCl 0,5 N        = 0,4396 N

Contoh Perhitungan

contoh-perhitungan-kadar-sitronellal

Hasil Analisis

Hasil analisis total minyak atsiri dibandingkan dengan SNI No. 0075-79 dan SII No. 0006-72 adalah sebagai berikut:

Parameter Hasil Standar
% Eugenol 85,0 % 79 – 93 %
% Sitronellal 8,27 % > 35 %

Pembahasan

Pada hasil analisis diperoleh penyimpangan pada kadar Sitronellal dalam minyak sereh, hal tersebut bisa disebabkan oleh adanya Sitronellal yang terbang dalam udara/suhu kamar karena sebagian minyak atsiri bersifat mudah menguap atau ketika melarutkan minyak atsiri dengan alkohol netral, mungkin alkohol yang digunakan belum benar-benar netral, sehingga alkohol tersebut akan berekasi dengan KOH, sehinga diperoleh kesalahan negatif.

Simpulan

Setelah melakukan analisis total minyak atsiri dan hasil analisis dibandingkan dengan SNI No. 0025-79 untuk minyak sereh dan SII No. 0006-72 untuk minyak cengkeh, maka dapat disimpulkan minyak sereh yang dianalisis memiliki mutu kurang baik dan minyak cengkeh yang dianalisis memiliki mutu baik.

Daftar Pustaka

Djalil, Latifah Abdul. 2003. Penuntun Praktikum Kimia Analisis Terpadu. SMAKBo : Bogor.

http://www.chem-is-try.org/

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur,Iptek |
Dec
05
2011
0

Proses Pengolahan Kayu Ramah Lingkungan

paperrollPara ilmuwan dari Queen’s University (Belfast, UK) telah menemukan suatu cara ramah lingkungan untuk menguraikan kayu menggunakan larutan-larutan ion sehingga dapat dihasilkan produk yang bermanfaat dalam bidang tekstil, industri kertas dan pakaian, serta bahan bakar biologis. Dr Héctor Rodríguez dan Professor Robin Rogers dari Sekolah Kimia dan Teknik Kimia universitas tersebut bekerja sama dengan The University of Alabama (USA) untuk mengembangkan sistem yang lebih ekonomis dan efisien untuk mengolah kayu. Solusi yang mereka kembangkan dapat menjadi petunjuk baru bagi industri-industri yang berbahan baku biomassa.

Pada saat ini, kayu masih diolah dengan proses Kraft; sebuah sistem pengolahan kayu yang ditemukan pada abad ke-19. Pada dasarnya, proses tersebut mengandalkan sodium hidroksida dan sodium sulfida untuk menguraikan lignin (sel kayu) pada selulosa. Meskipun populer pada industri pulp dan kertas, proses Kraft masih tergolong boros energi dan tidak ramah lingkungan. Hal ini terbukti dari banyaknya limbah yang dihasilkan, baik berupa limbah cair maupun gas. Alasan mengapa proses kuno ini masih dipakai adalah karena sulitnya mencari metode yang efektif untuk menguraikan dan memisahkan komponen-komponen dalam kayu. Bahkan, proses-proses yang belakangan dikembangkan tetap menunjukkan kelemahan-kelemahan tersendiri dalam mengatasi hal tersebut.

Peneliti-peneliti Queen’s University menemukan bahwa bilah-bilah kayu lunak dan keras dapat larut dalam larutan ion pada kondisi temperatur dan tekanan yang sedang. Dengan mengontrol penambahan air dan campuran air-aseton pada sistem, kayu yang terlarut dapat dipisahkan secara parsial menjadi materi kaya selulosa dan lignin murni. Proses tersebut terbukti jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan proses Kraft karena limbah yang dihasilkan tingkat toksisitasnya lebih rendah, serta lebih mudah dibiodegradasi.

Profesor Robin Rogers menjelaskan pentingnya penemuan ini karena selulosa dan lignin sendiri digunakan dalam berbagai bidang. Selulosa dapat dipakai untuk produksi kertas, bioenergi, katun dan linen, serta berbagai komoditas material dan kimiawi lainnya. Lignin biasa digunakan sebagai aditif yang memperkuat berbagai konstruksi, misalnya mobil dan pesawat terbang, tetapi dengan berat yang relatif lebih ringan dibanding materi penguat lainnya.

Pendekatan lainnya juga sedang dikembangkan oleh tim ilmuwan tersebut, meliputi penambahan beberapa zat aditif ramah lingkungan atau penggunaan katalis. Mereka berharap dapat dicapai tingkat kelarutan yang lebih tinggi pada kondisi fisik yang lebih halus, juga dengan hasil pemisahan yang lebih baik. Tidak sampai disitu, misi mereka selanjutnya akan berfokus pada biomasa yang kaya dengan minyak dan biasa digunakan dalam industri minyak wangi.

http://www.chem-is-try.org/

Written by nashiruddin.hasan in: Iptek,Teknik Kimia |
Dec
05
2011
0

Saatnya membiasakan minum teh?

face_00008Nanopartikel emas yang dibuat dengan menggunakan zat-zat kimia yang ditemukan pada daun teh bisa digunakan untuk mengobati kanker, menurut ilmuwan di Amerika Serikat.

Kattesh Katti, Raghuraman Kannan dan rekan-rekannya di University of Missouri, Columbia, menggunakan zat-zat fitokimia (senyawa-senyawa bioaktif) dari teh Darjeeling untuk mereduksi garam-garam emas menjadi nanopartikel emas. Zat-zat fitokimia juga menstabilkan nanopartikel tersebut dan menutupinya dengan sebuah lapisan non-toksik yang kuat. Karena hanya zat-zat kimia alami yagn digunakan dalam reaksi ini, maka tidak ada produk-produk limbah toksik yang dihasilkan, sehingga menjadikannya sebagai proses hijau 100 persen, kata Katti.

Reaksi-reaksi sederhana untuk membentuk nanopartikel emas menggunakan zat-zat kimia toksik, sehingga tidak cocok dijadikan sebagai obat. Disamping itu, tiol digunakan untuk menstabilkan dan mencegah bergabungnya nanopartikel-nanopartikel tersebut, tetapi ini berarti bahwa partikel-partikel ini tidak bisa terikat ke gugus obat yang mentargetkan lokasi penyakit. Metode Katti mengatasi masalah ini, karena lapisan yang terbentuk oleh zat-zat fitokimia menghentikan penggabungan nanopartikel tetapi masih memungkinkannya untuk berikatan dengan gugus-gugus obat.

Tim Katti telah menguji nanopartikel mereka untuk sel-sel kanker prostat dan kanker payudara. Mereka menemukan bahwa partikel-partikel tersebut memiliki afinitas yang sangat baik untuk reseptor-reseptor sel-sel kanker, yang berarti bahwa bisa digunakan dalam obat antikanker.

“Nanoteknologi hijau merupakan sebuah bidang yang baru muncul, yang menjembatani nanoteknologi dan ilmu alam,” kata Katti. “Proses kami sangat mungkin dilakukan dalam skala yagn lebih besar sehingga memungkinkan penemuan aplikasi medis dan teknologi nanopartikel emas yang lebih luas.”

http://www.chem-is-try.org/

Written by nashiruddin.hasan in: Iptek |
Dec
05
2011
0

Adakah Obat untuk HIV/AIDS Saat Ini?

AIDS merupakan penyakit yang paling ditakuti pada saat ini. HIV, virus yang menyebabkan penyakit ini, merusak sistem pertahanan tubuh (sistem imun), sehingga orang-orang yang menderita penyakit ini kemampuan untuk mempertahankan dirinya dari serangan penyakit menjadi berkurang. Seseorang yang positif mengidap HIV, belum tentu mengidap AIDS. Banyak kasus di mana seseorang positif mengidap HIV, tetapi tidak menjadi sakit dalam jangka waktu yang lama. Namun, HIV yang ada pada tubuh seseorang akan terus merusak sistem imun. Akibatnya, virus, jamur dan bakteri yang biasanya tidak berbahaya menjadi sangat berbahaya karena rusaknya sistem imun tubuh.

Karena ganasnya penyakit ini, maka berbagai usaha dilakukan untuk mengembangkan obat-obatan yang dapat mengatasinya. Pengobatan yang berkembang saat ini, targetnya adalah enzim-enzim yang dihasilkan oleh HIV dan diperlukan oleh virus tersebut untuk berkembang. Enzim-enzim ini dihambat dengan menggunakan inhibitor yang nantinya akan menghambat kerja enzim-enzim tersebut dan pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan virus HIV.

HIV merupakan suatu virus yang material genetiknya adalah RNA (asam ribonukleat) yang dibungkus oleh suatu matriks yang sebagian besar terdiri atas protein. Untuk tumbuh, materi genetik ini perlu diubah menjadi DNA (asam deoksiribonukleat), diintegrasikan ke dalam DNA inang, dan selanjutnya mengalami proses yang akhirnya akan menghasilkan protein. Protein-protein yang dihasilkan kemudian akan membentuk virus-virus baru.


Gambar 1A Struktur Virus HIV


Gambar 1B Daur hidup HIV

Obat-obatan yang telah ditemukan pada saat ini menghambat pengubahan RNA menjadi DNA dan menghambat pembentukan protein-protein aktif. Enzim yang membantu pengubahan RNA menjadi DNA disebut reverse transcriptase, sedangkan yang membantu pembentukan protein-protein aktif disebut protease.

Untuk dapat membentuk protein yang aktif, informasi genetik yang tersimpan pada RNA virus harus diubah terlebih dahulu menjadi DNA. Reverse transcriptase membantu proses pengubahan RNA menjadi DNA. Jika proses pembentukan DNA dihambat, maka proses pembentukan protein juga menjadi terhambat. Oleh karena itu, pembentukan virus-virus yang baru menjadi berjalan dengan lambat. Jadi, penggunaan obat-obatan penghambat enzim reverse transcriptase tidak secara tuntas menghancurkan virus yang terdapat di dalam tubuh. Penggunaan obat-obatan jenis ini hanya menghambat proses pembentukan virus baru, dan proses penghambatan ini pun tidak dapat menghentikan proses pembentukan virus baru secara total.

Obat-obatan lain yang sekarang ini juga banyak berkembang adalah penggunaan penghambat enzim protease. Dari DNA yang berasal dari RNA virus, akan dibentuk protein-protein yang nantinya akan berperan dalam proses pembentukan partikel virus yang baru. Pada mulanya, protein-protein yang dibentuk berada dalam bentuk yang tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, maka protein-protein yang dihasilkan harus dipotong pada tempat-tempat tertentu. Di sinilah peranan protease. Protease akan memotong protein pada tempat tertentu dari suatu protein yang terbentuk dari DNA, dan akhirnya akan menghasilkan protein yang nantinya akan dapat membentuk protein penyusun matriks virus (protein struktural) ataupun protein fungsional yang berperan sebagai enzim.


Gambar 2 (klik untuk memperbesar)

Gambar 2 menunjukkan skema produk translasional dari gen gag-pol dan daerah di mana produk dari gen tersebut dipecah oleh protease. p17 berfungsi sebagai protein kapsid, p24 protein matriks, dan p7 nukleokapsid. p2, p1 dan p6 merupakan protein kecil yang belum diketahui fungsinya. Tanda panah menunjukkan proses pemotongan yang dikatalisis oleh protease HIV (Flexner, 1998).

Menurut Flexner (1998), pada saat ini telah dikenal empat inhibitor protease yang digunakan pada terapi pasien yang terinfeksi oleh virus HIV, yaitu indinavirnelfinavirritonavir dansaquinavir. Satu inhibitor lainnya masih dalam proses penelitian, yaitu amprenavir. Inhibitor protease yang telah umum digunakan, memiliki efek samping yang perlu dipertimbangkan. Semua inhibitor protease yang telah disetujui memiliki efek samping gastrointestinalHiperlipidemia, intoleransi glukosa dan distribusi lemak abnormal dapat juga terjadi.


Gambar 3 (klik untuk memperbesar)

Gambar 3 menujukkan lima struktur inhibitor protease HIV dengan aktivitas antiretroviral pada uji klinis. NHtBu = amido tersier butil dan Ph = fenil (Flexner, 1998).

Uji klinis menunjukkan bahwa terapi tunggal dengan menggunakan inhibitor protease saja dapat menurunkan jumlah RNA HIV secara signifikan dan meningkatkan jumlah sel CD4 (indikator bekerjanya sistem imun) selama minggu pertama perlakuan. Namun demikian, kemampuan senyawa-senyawa ini untuk menekan replikasi virus sering kali terbatas, sehingga menyebabkan terjadinya suatu seleksi yang menghasilkan HIV yang tahan terhadap obat. Karena itu, pengobatan dilakukan dengan menggunakan suatu terapi kombinasi bersama-sama dengan inhibitor reverse transcriptase. Inhibitor protease yang dikombinasikan dengan inhibitor reverse transkriptase menunjukkan respon antiviral yang lebih signifikan yang dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama (Patrick & Potts, 1998).

Dari uraian di atas, kita dapat mengetahui bahwa sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Obat-obatan yang telah ditemukan hanya menghambat proses pertumbuhan virus, sehingga jumlah virus dapat ditekan.

Oleh karena itu, tantangan bagi para peneliti di seluruh dunia (termasuk Indonesia) adalah untuk mencari obat yang dapat menghancurkan virus yang terdapat dalam tubuh, bukan hanya menghambat pertumbuhan virus. Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati, tentunya memiliki potensi yang sangat besar untuk ditemukannya obat yang berasal dari alam. Penelusuran senyawa yang berkhasiat tentunya memerlukan penelitian yang tidak sederhana. Dapatkah obat tersebut ditemukan di Indonesia? Wallahu a’lam.

Pustaka:

  1. Flexner, C. 1998. HIV-Protease Inhibitor. N. Engl. J.Med. 338:1281-1293
  2. Patrick, A.K. & Potts, K.E. 1998. Protease Inhibitors as Antiviral Agents. Clin. Microbiol. Rev. 11: 614-627.

Perhatian: (ditambahan per Juni 2011)

  1. Sampai saat ini belum ditemukan obat yang benar-benar dapat menyembuhkan AIDS
  2. Jangan percaya dengan tawaran-tawaran obat yang dapat menyembuhkan AIDS. Minumlah obat sesuai dengan anjuran dokter.

    http://www.chem-is-try.org/

Written by nashiruddin.hasan in: Iptek,Teknik Kimia |
Dec
03
2011
0

Ekstensi Google Chrome yang Bisa Memudahkan Pekerjaan Anda (Bagian 2)

Alhamdulillah, saya beryukur karena di kesempatan sebelumnya Allah sudah mengizinkan saya untuk me-review dua ekstensi yang bisa memudahkan kita semua; Screen Capture by Google dan Read Later Fast. Untuk kesempatan kali ini, saya akan mengangkat dua ekstensi lagi; Fauxbar dan Converter. Insyaallah, saya jamin Anda semua tidak akan menyesal bila memakainya.

Untuk membuat semua pembaca pengusahamuslim.com bahagia, saya akan memberi tahu dulu bahwa semua Chrome Extension yang akan saya bahas di sini adalah gratisan. Jadi Anda tidak perlu memasukkan nomor kartu kredit atau mentransfer uang sepeserpun! This is free and this is yours.

Fauxbar, bukan sekedar alternatif Chrome Omnibar

Tahu tidak ya akhi? Sewaktu membaca dan mengeja nama ekstensi ini, lidah saya sebenarnya langsung “bergetar”. Maklum, mendengar kata “bar”, saya langsung teringat dengan iklan makanan ringan, “The Fruit Soybar”. Hehehe, tapi kita lupakan dulu soal makanan. Ini adalah tentang ekstensi yang bisa membuat Anda lupa dengan Omnibox yang ada di Google Chrome. Tapi tunggu dulu, mungkin di antara Anda ada yang belum tahu tentang Omnibox. Omnibox sebenarnya adalah nama lain dari address bar yang ada di bagian paling atas Google Chrome. Itu tuh, tempat Anda mengetikkan alamat web yang hendak Anda tuju seperti www.facebook.com atau www.pengusahamuslim.com.

Ketika Anda sudah menginstal ekstensi ini, Fauxbar tidak serta merta menggantikan posisi Omnibox. Dan mungkin ini tidak akan diizinkan oleh tim dari Google sendiri. Jadi, alih-alih mengambil tempat Omnibox, Fauxbar justru menampilkan address bar sendiri di bawah Omnibox. Meskipun begitu, Anda tidak perlu takut salah pilih karena tampilan fauxbar tidak persis dengan Omnibox. Berbeda dengan Omnibox yang memiliki hanya satu bar, Fauxbar justru memiliki dua. Satu untuk mencari alamat situs yang sudah Anda bookmark dan kunjungi, sementara satunya lagi untuk melakukan pencarian menggunakan tiga mesin pencari; Google, Bing, dan Yahoo.

Jadi, apa keistimewaan Fauxbar? Berikut diantaranya;

a) Fauxbar bisa “mengingat” situs-situs yang Anda kunjungi

w

Fauxbar mampu menampilkan lebih banyak data ketimbang Omnibox Chrome

Pernahkah Anda suatu kali ingin sekali mengunjungi situs yang dulu-dulu pernah Anda kunjungi tapi sudah lupa alamatnya? Bila Anda menjawab “Ya”, berarti kita sama. Saya juga sering begitu. Sebagai salah seorang staff yang sering mencari solusi permasalahan yang terkait dengan Microsoft SQL Server, saya sering tidak sempat untuk mem-bookmark alamat situs-situs tersebut. Padahal alamat-alamat situs itu penting sekali.

Sebagai solusinya, saya sebenarnya mengandalkan Omnibox milik Chrome. Tapi sayang, ketika saya mengetikkan ‘SQL’ di omnibox Google Chrome, hasilnya kurang menggembirakan. Omnibox hanya memberikan 3 hasil pencarian dari situs-situs yang dulu pernah saya kunjungi. Itupun terkadang bukanlah situs yang saya maksud. Tapi untung Fauxbar tidak begitu. Dengan ekstensi gratisan ini, saya bisa tersenyum lebar, karena ketika mengetikkan ‘SQL’, alhamdulillah fauxbar menampilkan semua situs ter-bookmarked plus riwayat hasil pencarian saya yang masih ada hubungannya dengan SQL. Sungguh mengagumkan. Anda yang mungkin memiliki usaha di dunia online dan sering browsing kesana-kemari tentunya bisa terbantu dengan ekstensi ini. Insyaallah.

b) Fauxbar bisa merapikan tampilan Chrome

Anda yang pemula dalam menggunakan Chrome mungkin saja tidak memerlukan fungsi ini, tapi yakinlah, bila Anda sudah terjangkit penyakit “hobi menginstal ekstensi”, Anda mungkin sangat berharap dengan yang satu ini. Yup, bila Anda memiliki puluhan atau mungkin ratusan ekstensi di Google Chrome, Anda mungkin sudah waktunya memasang fauxbar karena ekstensi ini sanggup merapikan tampilan kumpulan ekstensi tersebut.

Berikut tampilan ekstensi Chrome saya tanpa fauxbar:

a

Dan berikut tampilannya dengan fauxbar;

b

Bila Anda cermati, Chrome yang dibantu fauxbar tampaknya terlihat lebih rapi dan teratur ketimbang Chrome tanpa fauxbar. Dengan Fauxbar, setiap ekstensi diberi box laiknya apps shortcut yang sering kita jumpai di smartphone terkenal, iPhone.

Baiklah, pembahasan serial tulisan ekstensi Chrome bagian kedua ini kita akhiri dulu sampai di sini. Di tulisan berikutnya, penulis masih memendam beberapa ekstensi unik yang mungkin sanggup membuat Anda berkata, “Wow, it just blown me away“. Hahahah, saya harap Anda semua penasaran dengan ekstensi Chrome berikutnya. Insyaallah.

Written by nashiruddin.hasan in: Iptek,Teknologi Informasi |
Nov
30
2011
0

Tips membuat kartu nama yang memorable dan fungsional

Tentang Kartu Nama

Kartu Nama atau Business Cards adalah sebuah kartu/benda yang berisi informasi tentang data pribadi dan atau data perusahaan. Dahulu kala, kartu nama ini lazimnya berbentuk seperti kartu yang biasa digunakan dalam permainan, yakni sebuah kotak segi empat yang dibuat dengan bahan dasar kertas. Tapi, seiring perkembangan dunia percetakan dan pengolahan grafis berbasis komputer, bentuk dan wujud kartu nama pun sudah tidak seperti dulu lagi. Saat ini, kartu nama sudah tampil dalam wujud yang beragam dan kadang-kadang, bisa dibilang, aneh.

Meskipun begitu, terlepas dari macam-macam bentuk ini, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dalam proses perancangan dan pembuatan kartu nama supaya Anda tidak kebablasan dalam bereksperimen. Oke, bila sudah siap, tarik terus cursor mouse Anda ke bawah:

1. Sesuaikan dengan identitas perusahaan/bisnis

Mungkin setiap perusahaan atau bisnis memiliki tujuan yang hampir sama, yakni mencari keuntungan. Tapi untuk soal identitas bisnis dan cara mencari untung, umumnya perusahaan-perusahaan tersebut memiliki cara masing-masing. Nah di sinilah wujud dan tampilan kartu nama bisa terpengaruh. Jika Anda memiliki perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan minuman dingin, Anda mungkin tertarik untuk menggunakan visualisasi kemasan minuman produksi Anda ditambah efek cipratan air (splash) atau deburan ombak di laut lepas (brrrrrr, Anda sudah membayangkan kesegaran minuman tersebut bukan?). Tapi bila Anda adalah seorang hairstylist atau tukang cukur rambut, kenapa tidak mencontoh kartu nama di bawah ini:

Tips membuat kartu nama

Unik tidak? Alih2 kotak persegi empat, sang desainer kartu nama ini justru membuat sebuah bentuk dua dimensi yang menyerupai sisir. Kalau sudah begini, siapapun yang memegang kartu nama ini pastilah di kepalanya akan tertanam imaji atau pencitraan yang kuat terhadap hair stylist atau si tukang cukur yang namanya tercantum di kartu itu.

Ah, kalau ingat tukang cukur langganan saya yang ada di Jogja, seperti KOMPAK misalnya, saya ingin sekali menunjukkan kartu nama seperti ini kepada pemiliknya. Para pelanggan mereka yang rata-rata mahasiswa pasti bakal terbahak-bahak senang melihat tampilan kartu nama ngejreng seperti di atas. Hmmm, setelah melihat kartu nama ini, tingkat kecintaan pelanggan seharusnya bisa meningkat kalau begitu. Insyaallah. Siapa tahu? Iya nggak?

2. Gunakan bahan yang bagus

Sebagus atau secantik apapun bentuk dan tampilan kartu nama Anda, semuanya bisa saja jadi akan tidak berguna kalau bahan yang Anda gunakan adalah bahan yang tidak bagus. Misalnya begini, ambil contoh kartu nama dengan bentuk menyerupai sisir di atas. Bagaimana kesan Anda setelah mengetahui kalau bahan yang digunakan untuk membuatnya hanyalah kertas karton biasa yang mudah robek, tipis dan tidak keras? Betul Anda akan menyenangi desainnya, tapi apakah hal yang sama akan terjadi setelahnya? Hmmm, belum tentu rasanya. Penggunaan bahan yang tidak tepat dan di bawah standar biasanya justru akan menyakiti hati si penerima kartu. Ingatlah wahai pembaca, ruangan di dompet mereka sangat terbatas, mungkin mereka tidak akan meletakkan kartu nama Anda di dalamnya bila itu memang tidak terlalu bernilai dalam anggapan mereka. Setuju?

3. Cantumkan data penting secara jelas

Tujuan pembuatan kartu nama tentunya adalah agar Anda atau perusahaan Anda mudah dijangkau, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, apapun corak desain dan ide revolusioner Anda, jangan sampai lupa poin-poin di bawah ini:

  1. Nama perusahaan/bisnis Anda.
  2. Nama dan posisi Anda dalam perusahaan.
  3. Gelar Anda. (Dr., dr., Ir., S. Kom., MM., MBA., atau sejenisnya)
  4. Nomor Telepon (mobile phone dan atau telepon kabel)
  5. Nomor Fax.
  6. Alamat surat (lengkapi dengan kode pos).
  7. Alamat e-mail.
  8. Alamat website.
  9. Slogan Peruasahaan Anda.
  10. Sertifikat atau penghargaan yang pernah Anda raih misalnya “Adobe Certified Expert, Microsoft Certified Programmer, Java Certified, Master Chef RCTI tahun 2011 dan sejenisnya)

4. Don’t read this tips!

Bila setelah Anda membaca ini hati dan pikiran Anda justru tidak puas, maka saya sarankan Anda untuk tidak mematuhinya. Intinya, dahulukan imajinasi Anda ketimbang aturan. Lagipula, membuat kartu nama bukanlahscience, tetapi seni. Jadi terkadang, sedikit “thinking out of the box” sungguh-sungguh dianjurkan.

PS:

Bila Anda ingin membuat sendiri kartu nama, Anda mungkin sebaiknya cek dulu kompilasi tutorialnya di sini:

40+ Business Card Tutorials, PSD Templates and Inspirational Showcases

Tapi bila ingin memesan dengan orang lain, coba cek dua situs ini; graphic river atau kartunama.net.

Punya komentar, saran, atau kesan tentang pembuatan kartu nama, jangan malu-malu ya akhi, langsung saja tinggalkan di komentar. Sekian dari saya. Sampai bertemu lagi di artikel lainnya. Semoga bermanfaat. Insyaallah. Amin.

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur,Iptek,Teknologi Informasi |
Nov
29
2011
0

Seni Memimpin Ala Steve Jobs (Bagian 2)

Pada tulisan sebelumnya, penulis sudah memaparkan empat poin penting dari seni kepemimpinan Steve Jobs di Apple. Kali ini, penulis akan mencoba menyajikan lima poin tambahan. Penulis berharap, kesembilan poin ini nantinya bisa menginspirasi pembaca semua supaya bisa menjadi Steve Jobs versi islam. Insyaallah. Amin. Monggo diaturi …

Detil itu penting, Jual mahal kalau memang “mahal” Berani unjuk gigi, Dunia tidak perlu konsep, dan dunia butuh produk yang nyata! adalah empat poin yang sudah penulis beberkan di tulisan sebelumnya. Dan kali ini, berikut kelima poin lainnya. I hope you will love it …. as I do.

Seni memimpin ala Steve Jobs

1. Pilihlah pegawai yang sebaik atau bahkan lebih baik ketimbang Anda

Suatu hari di tahun 1996, Steve pernah diwawancarai oleh reporter NPR, Terry Gross, terkait Apple corporate life style(baca: nilai-nilai perusahaan Apple). Steve dengan gamblang menjelaskan bahwa satu hal yang membedakan Apple dengan perusahaan besar lainnya adalah pada cara Apple merekrut pegawai-pegawainya. Menurut Steve, umumnya perusahaan besar merekrut pegawai yang nantinya bisa mereka suruh-suruh (to tell them what to do), tapi di Apple malah sebaliknya. Pegawai yang mereka rekrut adalah tipikal orang-orang yang justru bisa memberi tahu apa yang seharusnya bisa dilakukan oleh Apple ke depan (we hire people to tell us what to do).

Masuk akal bukan? Di masa sekarang ini, atau bahkan di masa lampau, acap sekali kita temui tipikal pemimpin yang memilih pegawai yang dari segi level skill justru berada di bawahnya. Kalau sudah begini, masa depan perusahaan malah bisa suram.

Baca: Steve Jobs: ‘Computer Science Is A Liberal Art’

2. Apa itu visioner? Jangan lakukan riset pasar!

Menurut Steve Jobs, konsumen cenderung untuk menuntut produk-produk baru yang bersifat “lebih”. Dalam artian, “lebih murah”, “lebih cepat”, dan “lebih baik”. Kalau sudah begini, ruang untuk sebuah evolusi maupun revolusi produk mungkin malah agak tertutup. Jadi alih-alih mendengarkan konsumen secara membabi buta, Steve Jobs justru lebih menyukai jalan lainnya, yaitu “bikin saja dulu produknya, biar nanti konsumen melihat dan mencobanya. lalu perhatikan apa yang terjadi”.

Teknik ini adalah sesuatu yang masuk akal juga bukan? Bukankah ketika dunia dikerumuni oleh para pengguna MS-DOS, pasar cenderung menuntut sebuah OS (baca: sistem operasi) baru yang mungkin lebih baik ketimbang MS-DOS, bisa berlari lebih cepat ketimbang MS-DOS, dan bahkan kalau bisa dengan banderol harga yang lebih murah. Kalau saja Steve Jobs menuruti kehendak pasar saat itu, mungkin Mac OS yang kita kenal sekarang bukanlah Mac OS X dengan GUI (graphical user interfacae) yang fantastis, yang datang dengan perangkat revolusioner seperti mouse yang saat itu merupakan sesuatu yang benar-benar baru.

Diluncurkannya Mac dengan dukungan grafis mewahnya – untuk ukuran saat itu – adalah sesuatu yang justru bertentangan dengan arus utama rata-rata pengguna komputer saat itu. Mereka mungkin terkejut bahwa sistem operasi yang lebih baik ketimbang MS-DOS ternyata tidak datang sesuai dengan konsep yang ada di dalam alam pikiran mereka. Hehehe, “Mac OS versi command line” …. yang benar saja.

3. Misterius itu bagus

Anda pernah tahu apa yang terjadi pada para penggemar Apple di detik-detik menjelang peluncuran iPhone pada tahun 2007 lalu? Mereka sangat-sangat penasaran. Mereka dibuat deg-degan atas apa yang nantinya bakal dipresentasikan dan didemokan oleh Steve Jobs di atas panggung. Mereka masih tidak habis pikir, apakah bisa sebuah perusahaan yang sebelumnya hanya membuat komputer, laptop, dan pemutar musik bisa membuat sebuah telepon genggam? Di saat dunia tampaknya sudah tidak butuh telepon lagi mengingat ketatnya persaingan yang sudah terjadi di antara vendor-vendor ponsel saat itu seperti Nokia, Samsung, RIM, Sony Ericcson, Motorola, LG, dan sebagainya. Bisakah Apple sukses? Ataukah jangan-jangan produk ini justru nantinya bisa membuat Apple bangkrut? Bukankah membuat smartphone bukan keahlian Apple? Kenapa tidak? Mungkin itulah yang diutarakan oleh Steve Jobs.

Dan itulah gunanya “misteri”. Untuk urusan menjaga kerahasiaan produk, mungkin Apple adalah salah satu yang terbaik, kalau tidak boleh dibilang terbaik. Betapa tidak? Seluruh karyawan Apple, mulai dari CEO-nya sendiri sampai ke tingkat pegawai level menengah ke bawah secara kompak menjaga kerahasiaan produk mereka yang belum diperkenalkan. Betul bahwa biasanya ada bocoran informasi dari pihak internal Apple kepada pihak luar, tetapi bocoran itu justru membuat pengguna dan pecinta Apple tambah penasaran saja. Apa sebab? Karena yang dibocorkan adalah informasi umum tentang produk itu, tapi tidak tentang spesifikasinya, detil fiturnya, apa warnanya, dan sejenisnya. Jadi ketika iPhone hendak diluncurkan, seluruh dunia tahu bahwa Apple nanti akan meluncurkan sebuah telepon genggam, tapi mereka belum tahu kalau ternyata telepon genggam itu adalah sesuatu yang bisa sekeren dan serevolusioner iPhone.

4. Cukup satu atau dua warna saja

desain dua warna

Steve bersama Apple-nya memang keren, ketika vendor-vendor lain sibuk memikirkan warna apa yang cocok untuk produk mereka (merah, merah kehitam-hitaman, pink, biru, biru muda, abu-abu, perak, hijau, dan lainnya), mereka justru hanya menyediakan sedikit pilihan warna saja untuk para penggunanya. Bila Anda perhatikan dengan seksama, umumnya produk-produk Apple memang tidak memiliki banyak pilihan warna (kecuali iPod). iPhone hanya dirilis dalam dua warna; hitam dan putih. Begitu pula dengan iPad dan Macbook. Bahkan untuk iMac tampaknya Apple hanya menyediakan satu warna saja, putih.

Dari sini kita bisa belajar bahwa terkadang memang sebaiknya kita tidak usah terlalu banyak menghabiskan waktu untuk sesuatu yang tidak terlalu penting. Jadi alih-alih pusing dengan pilihan warna (yang biasanya tidak terlalu sulit untuk dikerjakan dan diselesaikan), kenapa kita tidak memikirkan hal-hal yang satu atau beberapa level lebih penting ketimbang warna. Kualitas bahan misalnya. User experience ataukah. Dan seterusnya. Dan seterusnya. Ada begitu banyak hal penting yang harus Anda pikirkan terkait produk Anda. Warna memang salah satunya, tapi jangan terlalu banyak memusingkan soalnya.

Ada pepatah yang bilang kalau pemuda yang paling menarik itu adalah pemuda yang paling banyak misterinya. Hmm, saya kira kalau kata “pemuda” itu diganti dengan “perusahaan”, saya rasa Apple-lah yang layak mengisi tempat itu.

5. Tidak apa-apa kok jadi CEO yang plin-plan

Steve Jobs sendiri mencontohkannya. Pernah suatu kali, Steve berargumen bahwa Apple tidak seharusnya mendorong tumbuh suburnya App khusus (seperti yang saat ini tersedia dalam jumlah ratusan ribu di Apple app store) yang akan menyebabkan berkurangnya frekuensi pengguna mereka dalam menggunakan Safari, browser besutan Apple sendiri di smartphone revolusioner mereka, iPhone. Di samping itu, Steve juga cenderung sangat khawatir dengan app karena pengguna hampir pasti tidak akan bisa mengontrol dengan baik apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan oleh sebuah app terhadap data mereka.

Well, itu sih awalnya. Tapi dalam rentang waktu yang tidak lama setelah peluncuran iPhone untuk pertama kalinya, Steve Jobs akhirnya berubah. Pria yang sebelumnya lebih mendukung pemanfaatan Safari web app, kini justru lebih memihak ke app khusus. Dan cerita selanjutnya adalah sejarah manis untuk Apple. Dengan prinsip 70:30, Apple bisa ikut menimba emas sebanyak 30% dari setiap penjualan app khusus di Apple App Store yang dibuat oleh developer-developer independen dari seluruh dunia. Bila Apple sendiri mengklaim bahwa mereka sudah membayar $US 2 miliar untuk developer iOS, itu berarti mereka setidaknya mengantongi kurang lebih $US 800 juta (857.142.857). Wow, jumlah yang tidak buruk untuk biaya operasional sekaligus ongkos beli bandwith dan server milik Apple.

Bacaan lebih lanjut tentang kepemimpinan Apple bisa dijumpai di sini:

Guy Kawasaki: What I Learned From Steve Jobs (Google+)

Bila ada komentar, kritik, dan saran terhadap tulisan ini mohon sudilah kiranya meninggalkan komentar. Senang rasanya bisa berbagi dengan pembaca setia pengusaha muslim di mana saja. Semoga bermanfaat. Amin.

•oleh: Wim Permana, S. Kom.

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur,Iptek |
Nov
29
2011
0

Seni memimpin ala Steve Jobs (Bagian 1)

Steve Jobs memang termasuk luar biasa untuk ukuran seorang pemimpin. Betapa tidak, selain berhasil membawa Apple dari keterpurukan, Steve juga ternyata mampu mendorong Apple hingga menjadi perusahaan paling bernilai di pasar saham, mengungguli Exxon Mobil atau General Electric. Dalam tulisan ini, penulis mencoba memaparkan seni memimpin ala Steve Jobs. Suka atau tidak suka, Steve sudah membuktikan dan tampaknya kita tidak rugi bila bisa mengambil sesuatu dari hidupnya. Walaupun sedikit dan sebatas via artikel di situs tercinta ini.

Seni memimpin ala Steve Jobs

Parade iMac …. ini komputer atau mainan ya?

Dunia mungkin tidak akan menyangka kalau seorang Steve Jobs yang hanya berstatus sebagai mahasiswa drop out dari sebuah universitas non unggulan di Amerika Serikat, Reed College, ternyata mampu mengubah dunia. Yup, mengubah dunia. Siapa yang bisa menduga bahwa industri rekaman di Amerika Serikat bahkan dunia ternyata bisa digoyang oleh Apple dengan ekosistem iTunes-nya. Lantas siapa pula yang bisa menerka kalau ternyata ponsel buatan Apple yang full berbasis sentuhan ternyata mampu merusak kenyamanan Blackberry dan Nokia di pentas perdagangan ponsel di seluruh dunia. Dan satu lagi, sampai tahun 2010, mungkin masih banyak orang atau bahkan pakar IT yang tidak percaya bahwa konsumen akan membutuhkan sesuatu yang disebut komputer tablet. Well, siapa yang berani menyangkal kesuksesan perusahaan berlogo “buah apel plus gigitan” ini kalau sampai saat ini saja  iPad dan iPad 2 ternyata mampu memberikan pemasukan sebesar tidak kurang dari 10 miliar dollar ke dalam kas Apple. Fantastis!

Semua orang percaya bahwa kedigdayaan Apple selaku perusahaan IT tidak bisa dilepaskan dari tangan dingin pendiri sekaligus CEO-nya, Steve Jobs. Perfeksionis dan visioner dalam bidangnya adalah dua diantara sekian banyak karakter unik Steve yang diyakini mampu mendongkrak Apple hingga bisa mencapai tahta seperti saat ini. Melalui tulisan ini, penulis mencoba untuk memaparkan cara Steve memimpin perusahaan dan karyawan-karyawannya. Penulis berharap, pembaca pengusaha muslim yang kebetulan juga menyimpan kekaguman kepada tokoh yang satu ini bisa mengambil hikmah dan pelajaran untuk kemudian mengimplementasikannya ke dalam perusahaan ataupun bisnis masing-masing. Selamat menikmati. Bismillah …

1. Detil itu penting

Pernah suatu pagi di hari Minggu pada tahun 2008, Vig Gundotra, salah satu petinggi Google, pernah dihubungi oleh Steve Jobs. Vic mungkin agak terkejut. Ia menyangka kalau Steve mungkin menghubunginya untuk sesuatu yang sangat penting, eh ternyata ia keliru. Sang pendiri Apple ternyata cuma ingin meminta izin kepada Vic supaya ia mau diajak berdiskusi untuk perubahan gradasi warna kuning pada huruf O kedua dalam logo Google yang ditampilkan di iPhone.

Pentingkah gradasi warna kuning di huruf O kedua pada logo perusahaan orang lain yang ada di produk Anda? Hmmm, Steve thinks so. Dan Steve menginterupsi Vic di hari Minggu, hari liburnya mereka. Keren.

Baca: The first time I met Steve Jobs

2. Jual mahal kalau memang “mahal”

Dari seluruh produk Apple, jarang sekali kita temui produk yang menjadi “murahan” di kelasnya. Susah mencarinya, bahkan mungkin tidak ada dan jangan-jangan tidak akan pernah ada. Di kelas tablet PC, iPad dan iPad 2 adalah produk kelas atas. Begitu pula untuk smartphone, iPhone adalah ponsel harga pejabat yang digunakan oleh hampir semua kalangan (sampai saat tulisan ini dibuat, sudah 100 juta lebih yang terjual). Di jajaran pemutar musik, iPod masih termasuk pemimpin pasar. Jadi jangan mimpi bisa membeli iPod dengan harga 100 – 200 ribu perak, kecuali kalau yang iPot-iPot-an. Hehehe …. merk cina maksudnya.

Dari cara Steve dan Apple membanderol dagangannya, kita jadi bisa menyimpulkan bahwa tidak selamanya konsumen akan selalu menjatuhkan pilihan pada produk yang harganya jauh lebih murah. iPad, iPod, iPhone, MacBook, dan iMac adalah contoh betapa mahalnya harga ternyata tidak berbanding lurus dengan turunnya angka penjualan. Sebagai konsumen Apple ataupun mereka yang sering bersentuhan dengan pecinta Apple, kita diberi tahu bahwa kualitas dan nilai lebih dari suatu produk adalah “harta terbesar” dari produk itu sendiri.

Hmmm, jadi ingat dengan pernyataan Steve Jobs ketika merilis iMac,

Seni memimpin ala Steve Jobs

“iMac is next year computer for $1,299 not last year’s computer for $999”

3. Berani unjuk gigi

Ketika Steve sedang di atas panggung, hampir semua orang menunggu-nunggu dengan penuh penasaran aksinya dalam mendemokan produk atau fitur dari sebuah produk. Dan inilah sesuatu yang ternyata jarang sekali dilakukan oleh CEO-CEO lain. Keberanian dan semangat menyala-nyala seperti yang ditunjukkan oleh Steve saat mendemokan produk-produk Apple adalah sebuah bukti tak terbantahkan atas besarnya minat dan cinta seorang manusia kelahiran tahun 1955 ini terhadap perusahaan dan tim yang berada di balik peluncuran produk itu sendiri.

Jadi bila Anda adalah seorang pendiri perusahaan atau CEO, lalu Anda justru meminta orang lain untuk mendemokan produk Anda di acara peluncurannya, ini bisa menjadi sebuah pertanyaan? Ada apa dengan Anda selaku CEO? Kemana cinta dan hati Anda?

4. Dunia tidak perlu konsep, dunia butuh produk yang nyata!

Oke, mungkin beberapa diantara Anda ada yang sangat senang melihat sesuatu yang super bagus meskipun itu bersifat konsep atau prototype. Tapi di dalam ekosistem Apple, hampir-hampir sulit sekali kita mendengar atau membaca bahwa Apple baru saja mengeluarkan produk yang bersifat konsep. Noupe! Prinsip Apple dalam menjual produk adalah “kami menjual produk terbagus yang bisa kami jual saat itu juga”.

Ingat di tahun 2007 ketika iPhone muncul, saat itu, iPhone bukanlah smartphone dengan spesifikasi tertinggi. Kameranya hanya 2MP, konektivitasnya tidak didukung dengan teknologi 3G, dan masih banyak lagi kekurangan iPhone dibandingkan produk lain besutan Blackberry, Nokia, ataupun Samsung. Tapi Apple tetap melaju, mereka benar-benar menjual produk mereka, yang meskipun banyak memiliki kekurangan, tetapi tetap datang dengan beberapa fitur dan teknologi revolusioner seperti satu-satunya smartphone nyata (baca: bukan konsep atau sebatas prototype saja) pertama yang dijual tanpa keypad. Plus ditambah satu lagi, Apple juga memperkenalkan iPhone App Store ke seluruh dunia. Dengan dua fitur ini saja, iPhone sudah dianggap sebagai penyebab berubahnya lansekap jagat smartphone saat itu, juga saat ini.

Pengaruh iPhone atau produk-produk Apple lainnya tampak jelas. Sebelum iPhone, tidak ada satupun vendor yang berani menjual ponselnya ke publik tanpa keypad sungguhan. Sebelum Apple, vendor-vendor masih skeptis dan bersikap wait and see ketika hendak merilis produk di kelas tablet computer. Mereka takut akan merugi karena sistem operasi dan processor yang tersedia di pasaran saat itu tidak cukup bagus untuk mendukung komputasi jenis ini.

Sekian dulu bagian pertama dari tulisan ini. Di bagian kedua, saya akan mencoba untuk memaparkan beberapa hal lagi yang menjadi gaya atau kebiasaan Steve Jobs dalam memimpin Apple.

Semoga bermanfaat. Insyaallah. Amin.

•oleh: Wim Permana, S. Kom.

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Written by nashiruddin.hasan in: Entrepreneur,Iptek |

Powered by WordPress. Theme: TheBuckmaker